MALANG – Duel seru akan tersaji di laga Arema FC vs Persija Jakarta dalam pekan ketujuh Liga 1 2022-2023. Laga ini pun akan menjadi duel dua pelatih asing beda mahzab sepakbola, yakni Eduardo Almeida di Arema FC, serta Thomas Doll di kubu Persija Jakarta.
Arema FC yang dilatih Eduardo Almeida asal Portugal mementingkan hasil akhir. Sementara itu, Thomas Doll, pelatih asal Jerman di kubu Persija itu kerap kali mengagungkan penguasaan bola cepat dan pressing ketat ala pelatih-pelatih dari Jerman.

Selama enam pertandingan terakhir, Persija Jakarta telah memasukkan 8 gol dengan empat kali kebobolan. Sementara itu Arema FC memang mencetak 8 gol, tetapi juga kebobolan 8 yang sama.
Eduardo membantah hanya bermain pragmatis dan mengandalkan hasil akhir saja. Sebab, setiap karakter persepakbolaan masing-masing negara berbeda-beda.
"Menurut saya bukan soal pelatih, tapi harus dilihat juga dia bermain di liga mana," kata Eduardo dalam konferensi pers jelang laga.
BACA JUGA: Arema FC vs Persija Jakarta: Thomas Doll Prediksi Macan Kemayoran Bakal Kesulitan
Karena itu, Eduardo pun berujar Thomas Doll tentu belum bisa beradaptasi dengan mudah bila bermain di persepakbolaan Portugal dan Indonesia. Sebab, karakter antara Jerman, Portugal, dan Indonesia berbeda.
"Mungkin saja, ketika seorang pelatih Jerman dia datang ke Portugal mungkin dia juga sulit untuk beradaptasi, jadi bukan tentang cara dia bermain, tapi dia harus melihat dimana dia bermain," ucapnya.
Lagi pula, dikatakan pelatih berusia 44 tahun, Arema FC menghadapi Persija Jakarta dengan 11 pemain, bukan melawan satu pelatihnya saja. Karena itu, apa yang diinstruksikan pelatih belum tentu berjalan mulus di lapangan.
"Untuk pelatih Persija, dia melakukan pekerjaannya yang bagus, dia membangun tim yang kuat, tapi perlu diketahui kita besok tidak melawan pelatih, tapi melawan tim. Jadi kami menyiapkan untuk yang terbaik dan memastikan besok kami bisa meraih tiga poin," paparnya.