Share

3 Hal yang Berpotensi Merusak Karier Pemain Timnas Indonesia U-16, Nomor 1 Kerap Terjadi

Rina Anggraeni, Okezone · Sabtu 20 Agustus 2022 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 20 51 2651264 3-hal-yang-berpotensi-merusak-karier-pemain-timnas-indonesia-u-16-nomor-1-kerap-terjadi-57xiqdgmwl.jpg 3 Hal yang Berpotensi Merusak Karier Pemain Timnas Indonesia U-16. (Foto: PSSI)

3 hal yang berpotensi merusak karier pemain Timnas Indonesia U-16 menarik untuk diulas. Karier seorang pesepakbola profesional biasanya tidak langgeng.

Masa aktif seorang pesepakbola terjadi pada rentang 10 sampai 20 tahun. Selain gangguan cedera, kehidupan pribadi di luar lapangan hijau menjadi faktor yang bisa merusak karier seorang pesepakbola.

Pesepakbola tentu harus bisa bersikap profesional karena tindak tanduknya di luar lapangan, akan berpengaruh pada performa.

Timnas Indonesia U-16

Berikut 3 hal yang berpotensi dapat merusak karier pemain Timnas Indonesia U-16 dirangkum Okezone dari berbagai sumber:

3. Terlalu banyak agenda

Timnas U-16 dihadapkan beberapa agenda yang tidak penting. Hal ini cukup membuat fisik pemain akan merasa kelelahan dikarenakan tidak adanya istirahat atau berkumpul dengan keluarga.

2. Terlalu dieksploitasi

Beberpa netizen khawatir pemain timnas Indonesia U-16 mengalami eksploitasi demi kepentingan-kepentingan tertentu. Sebab, ini akan menurunkan performa mereka dalam bermain.

1. Gejala star syndrome

Timnas Indonesia U-16

Timnas Indonesia U-16 menang dalam gelaran Piala AFF U-16 2022. Sederet pemain pun diekspose oleh masyarakat dan hal tersebut kerap menyebabkan gejala star syndrome. Bagi yang belum tahu, Star syndrome adalah istilah awam untuk menggambarkan seseorang yang merasa dirinya sudah amat sempurna dan lebih baik dari yang lain.

Orang-orang dengan kondisi ini kerap menganggap diri mereka layaknya bintang yang mengagumkan dan terkenal. Karena merasa sudah memiliki karier gemilang dan berkesempatan membela Timnas Indonesia, performa si pemain cenderung stagnan. Apalagi banyak juga yang jadi tidak mau menerima kritikan.

Aktivitas di luar lapangan menjadi penyebab si pemain cenderung tak maksimal saat membela skuad Garuda di ajang-ajang resmi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini