Share

Markus Horison dan Fakhri Husaini Dicibir Netizen, Bima Sakti Ajak Skuad Garuda Asia Rendah Hati

Andika Pratama, Okezone · Senin 15 Agustus 2022 08:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 51 2647841 timnas-indonesia-u-16-juara-piala-aff-u-16-2022-seperti-markus-horison-fakhri-husaini-juga-kena-kritik-netizen-tanah-air-2torQAbRNp.jpg Fakhri Husaini ucapkan selamat kepada Timnas Indonesia U-16 yang juara Piala AFF U-16 2022 (Foto: PSSI)

TIMNAS Indonesia U-16 juara Piala AFF U-16 2022. Usai juara, banyak pihak memberikan selamat, termasuk mantan juru taktik Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 2018, Fakhri Husaini.

Fakhri memberikan selamat dan pujian untuk Timnas Indonesia U-16. Akan tetapi, ucapan Fakhri melalui instagram (@coachfakhri) justru mengundang perhatian netizen Tanah Air.

Fakhri Husaini puji Timnas Indonesia U-16 (Foto: Instagram/@coachfakhri)

"Selamat untuk Timnas U-16 juara AFF U-16 Boys Championship 2022. Kinerja hebat coach Bima, coach Indri, coach Firman (Firmansyah), coach Markus, staf dan seluruh pemain yang telah berjuang keras sepanjang turnamen. Gol berkelas, pertahanan tangguh, mental dan semangat juang tinggi. Semoga sukses pada turnamen selanjutnya, coaches. Produk LOKAL, prestasi INTERNASIONAL. Top, membanggakan, menginspirasi," tulis Fakhri Husaini.

Ucapan Fakhri diunggah ulang oleh akun @bolatimnasid di TikTok. Alhasil, Fakhri Husaini malah menuai kritik dar netizen Tanah Air.

Penyebabnya addalah netizen menduga Fakhri menyinggung pelatih asing yang melatih Indonesia. Mungkin saja, itu ditujukan kepada Shin Tae-yong yang kini melatih Timnas Indonesia dari U-19 hingga senior.

"Saya bangga timnas u16 bisa juara aff tp tidak perlu menyinggung pelatih2 yg lain jg. kasihan pemain muda timnas u16 yang sudah berjuang keras," tulis akun Mujieb Maulana Vieira.

"U-16 memang juara, tetapi di tangan STY pemain indo menuju level internasional," tulis akun Gilang Anggi.

Sebelum Fakhri, Pelatih Kiper Timnas Indonesia U-16, Markus Horison, lebih dulu mendapatkan kritik dari netizen Tanah Air. Dia diduga menyindir pelatih dan pemain keturunan yang belum mampu memberikan gelar juara untuk Indonesia.

Ketika mengantre untuk menerima medali, Markus dan salah satu staf pelatih, yang tidak diketahui namanya, mengucapkan ‘Lokal Pride’. Video yang menangkap momen itu, diunggah salah satu netizen ke media sosial TikTok. Melalui akun @hendryrahmanjaya, dia mempertanyakan maksud dari kata-kata tersebut.

Markus Horison dan seorang staf kepelatihan Timnas Indonesia U-16 (Foto: TikTok/@hendryrahmanjaya)

“Ini Markus Horison dan staf lainnya teriak-teriak lokal pride maksudnya gimana, ya? Ini nyindir buat Pelatih Shin Tae-yong? Mau orang luar negeri pun jika punya niatan baik untuk Indonesia, apa salahnya? Dan jika pemain, apa ga sadar ada Ji Da-bn yang half blood keturunan Korea dan pemain keturunan Indonesia lainnya?” tulis @hendryrahmanjaya di video yang diunggahnya, Sabtu (13/8/2022).

Pada keterangan pada video tersebut, @hendryrahmanjaya meminta agar aksi saling sindir ini tidak dilakukan lagi. Menurutnya, semua pemain, baik lokal maupun keturunan, sama-sama berjuang untuk Indonesia.

“Stop sindir-menyindir. Mau pemain lokal ataupun pemain keturunan, tetap 1 nama, INDONESIA!!! Momentum di bulan hari kelahiran Indonesia, ayok saling jaga persatuan dan kesatuan,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelatih Bima Sakti mengingatkan para pemain Timnas Indonesia U-16 agar tidak angkuh. Dia tidak mau para pemain Timnas Indonesia U-16 larut dalam euforia.

“Seperti yang tadi saya biilang, kita tidak boleh larut dalam euforia, tidak boleh sombong, angkuh, kita harus tetap rendah hati. Dan, saya sampaikan tadi, masih ada tanggung jawab kita, yaitu Kualifikasi Piala Asia U-17 pada Oktoober,” tutur Bima Sakti dalam konferensi pers usai pertandingan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini