Share

3 Keluhan Pelatih Timnas Vietnam U-16 di Piala AFF U-16 2022, Serang Wasit hingga Minta Pengawalan!

Ramdani Bur, Okezone · Jum'at 12 Agustus 2022 10:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 51 2646462 3-keluhan-pelatih-timnas-vietnam-u-16-di-piala-aff-u-16-2022-serang-wasit-hingga-minta-pengawalan-OpokQ1MsZ4.jpg Berikut 3 keluhan pelatih Timnas Vietnam U-16 di Piala AFF U-16 2022. (Foto: VFF)

SEBANYAK 3 keluhan pelatih Timnas Vietnam U-16, Nguyen Quoc Tuan, di Piala AFF U-16 2022 akan dibahas dalam artikel ini. Meski membawa Timnas Vietnam U-16 lolos ke final Piala AFF U-16 2022, serangkaian keluhan ia lontarkan.

Bahkan terkadang, keluhan yang dilepaskan Nguyen Quoc Tuan tidak masuk akal. Lantas, apa saja keluhan yang dimaksud?

Berikut 3 keluhan pelatih Timnas Vietnam U-16 di final Piala AFF U-16 2202:

3. Kualitas Lapangan Buruk

Stadion Sultan Agung Bantul

Tim pelatih Vietnam termasuk Nguyen Quoc Tuan, menyindir kualitas Stadion Sultan Agung, Bantul. Mereka menilai kualitas rumput Stadion Sultan Agung tidak memadai. Sekadar diketahui, Vietnam dua kali bermain di stadion tersebut, tepatnya saat menang 5-1 atas Singapura dan menggilas Filipina 5-0.

“Seperti yang dicatat oleh asisten pelatih Vietnam U-16, permukaan lapangan Sultan Agung tidak rata, rumput tumbuh di ketinggian di ukuran berbeda-beda, ada yang tinggi, ada yang rendah,” tulis media Vietnam Soha pada Selasa, 2 Agustus 2022.

“Selain itu, karena rumput berbeda, ada area yang permukaannya keras, tetapi ada area yang permukaannya lunak, banyak penyok, bergelombang dan kasar,” tambah artikel tersebut.

2. Kritik Wasit

Timnas Indonesia U-16

Nguyen Quoc Tuan mengkritik wasit asal Thailand, Warinton Sassadee, yang memimpin jalannya laga Timnas Indonesia U-16 vs Vietnam di matchday pamungkas fase grup. Ia menilai sejumlah keputusan wasit merugikan Vietnam, sehingga timnya kalah 1-2 dari Timnas Indonesia U-16.

“Pertama-tama kami mengucapkan selamat kepada tim Indonesia atas kemenangan hari ini. Dan untuk tim kami, kami berjuang, kami bersaing, kami memainkan permainan ini di bawah banyak tekanan dari para penonton dan juga dari wasit,” kata Nguyen Quoc Tuan dalam konferensi pers pascalaga.

“Keputusan wasit hari ini tidak baik. Wasit telah membuat keputusan yang buruk dan kami memiliki banyak kerugian dari keputusan mereka. Kami mencetak gol di babak kedua, namun wasit menganulirnya. Jadi kami banyak dirugikan dalam pertandingan ini,” imbuh Nguyen Quoc Tuan.

Hanya saja, ucapan Nguyen Quoc Tuan di atas berbanding terbalik dengan fakta di lapangan. Vietnam justru diuntungkan sejumlah keputusan wasit, salah satunya saat diberi hadiah penalti di babak pertama. Saat itu terlihat jelas dalam siaran ulang, pemain Vietnam Le Dinh Long Vu melakukan diving.

1. Minta Pengawalan Ekstra

Suporter Timnas Indonesia U-16

(Suporter Timnas Indonesia U-16 saat memberi dukungan di Stadion Maguwoharjo. (Foto: ANTARA)

Nguyen Quoc Tuan meminta pengawalan ekstra dari pihak keamanan saat bersua Timnas Indonesia U-16 di final Piala AFF U-16 2022. Ia khawatir dengan keselamatan para pemainnya, mengingat suporter Timnas Indonesia U-16 dikenal sangat atraktif.

Karena itu, Nguyen Quoc Tuan memohon kepada PSSI dan panitia pelaksana pertandingan lokal (LOC) agar menyediakan pasukan pengamanan khusus untuk skuadnya. Hal itu terutama ketika para pemain Timnas Vietnam U-16 melakukan pemanasan di pinggir lapangan.

"Kami berharap mendapatkan pengawalan dari pihak keamanan," ujar Nguyen Quoc Tuan dalam konferensi pers sebelum laga final, mengutip dari ANTARA.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini