Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukti Mengejutkan Shin Tae-yong Lebih Hebat ketimbang Eks Pelatih Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal

Ramdani Bur , Jurnalis-Kamis, 28 Juli 2022 |11:19 WIB
Bukti Mengejutkan Shin Tae-yong Lebih Hebat ketimbang Eks Pelatih Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Bukti mengejutkan Shin Tae-yong lebih hebat ketimbang mantan pelatih Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal. (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)
A
A
A

BUKTI mengejutkan Shin Tae-yong lebih hebat ketimbang eks pelatih Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal akan dibahas dalam artikel ini. Eks pelatih Cristiano Ronaldo yang dimaksud adalah Paulo Bento.

Paulo Bento pernah membesut Timnas Portugal dalam kurun 2010-2014. Saat itu, langkah Portugal asuhan Paulo Bento terhenti di semifinal Piala Eropa 2012 dan fase grup Piala Dunia 2014.

Paulo Bento

(Paulo Bento saat masih memperkuat Timnas Portugal. (Foto: REUTERS)

Setelah meninggalkan Portugal pada 2014, Paulo Bento membesut Cruzeiro, Olympiakos hingga Chongqing Dangdai Lifan. Akhirnya pada Agustus 2018, Paulo Bento ditunjuk membesut Timnas Korea Selatan, menggantikan Shin Tae-yong yang mengundurkan diri.

Selama empat tahun menangani Timnas Korea Selatan, apa pencapaian Paulo Bento? Ia memang pernah membawa Korea Selatan juara EAFF Football Championship 2019.

Saat itu, Korea Selatan menjadi juara setelah mengungguli Jepang, China dan Hong Kong. Bedanya, gelar juara disabet Paulo Bento saat Korea Selatan mentas di kandang sendiri.

Terlepas dari itu, belum ada prestasi membanggakan yang diberikan Paulo Bento untuk skuad Negeri Ginseng. Kiprah Korea Selatan di Piala Asia 2019 dihentikan Qatar di babak perempatfinal.

Pencapaian terbaik Paulo Bento hanyalah meloloskan Korea Selatan ke Piala Dunia 2022. Sebelum ditangani Paulo Bento sekalipun, skuad Taeguk Warriors –julukan Korea Selatan– sudah lebih dulu melakukannya.

Terbaru, Paulo Bento gagal mengantarkan Timnas Korea Selatan juara EAFF Football Championship 2022, atau Piala AFF-nya Asia Timur. Setelah menang 3-0 atas China dan Hong Kong di dua laga awal, Korea Selatan dihancurkan Jepang dengan skor 0-3 di laga penentu pada Rabu, 27 Juli 2022 malam WIB.

Kekalahan itu membuat Korea Selatan finis kedua dengan poin enam. Korea Selatan terpaut satu angka dari tuan rumah Jepang yang keluar sebagai juara. Paulo Bento gagal mengikuti jejak Shin Tae-yong, yakni meraih trofi EAFF Football Championship di markas Jepang.

Ketika membesut Timnas Korea Selatan, Shin Tae-yong membawa timnya juara EAFF Football Championship 2017. Timnas Korea Selatan mentas di babak ketiga atau fase pamungkas EAFF Football Championship 2017 bersama tiga tim lain, yakni tuan rumah Jepang, Korea Utara dan China. Format turnamen menggunakan sistem round robin, yang mana ketiga tim di atas saling bertemu.

Nantinya, tim yang meraup angka paling tinggi berhak keluar sebagai juara. Di laga pertama, Timnas Korea Selatan racikan Shin Tae-yong ditahan China 2-2. Di pertandingan lain, Jepang menang 1-0 atas Korea Utara.

Shin Tae-yong

(Shin Tae-yong pernah bawa Korea Selatan juara EAFF Football Championship 2017)

Kemudian di pertandingan kedua, Korea Selatan menang 1-0 atas Korea Utara dan Jepang menumbangkan China 2-1. Alhasil kelar matchday kedua, tuan rumah Jepang berada di puncak klasemen dengan enam angka, disusul Korea Selatan dengan empat poin, China (satu) dan Korea Utara (nol).

Karena itu, Korea Selatan bakal menghadapi Jepang di laga penentu. Jepang hanya butuh hasil imbang untuk keluar sebagai juara. Sementara Korea Selatan, wajib menang untuk menyegel trofi keempat mereka di EAFF Football Championship.

Gelar sepertinya bakal jatuh di tangan Jepang. Mentas di kandang sendiri, Jepang sudah unggul di menit ketiga via eksekusi penalti Yu Kobayashi. Namun, Shin Tae-yong yang memiliki mental pemenang memberikan motivasi kepada Kim Shin-wook dan kawan-kawan bahwa pertandingan belum usai.

Benar saja, Korea Selatan malah menggila dan balik menang dengan skor 4-1! Saat itu, gol-gol Korea Selatan dilesakkan Kim Shin-wook pada menit 13 dan 35, Jung Woo-young (23’) dan Yeom Ki-hun (69’). Tambahan tiga angka membuat Korea Selatan melesat ke puncak dengan koleksi tujuh angka dan keluar sebagai juara EAFF Football Championship 2017.

Setuju jika Shin Tae-yong disebut lebih hebat ketimbang Paulo Bento, mengingat sanggup membawa Korea Selatan juara di markas Jepang? Data sudah membuktikan.

(Ramdani Bur)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement