Share

Kisah Park Hang-seo, Pelatih Timnas Vietnam yang Nyaris Mati Dua Kali karena Stres Jadi Pelatih di Korsel

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 22 Juli 2022 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 22 51 2634593 kisah-park-hang-seo-pelatih-timnas-vietnam-yang-nyaris-mati-dua-kali-karena-stres-jadi-pelatih-di-korsel-UkWHvhPWaK.jpg Park Hang-seo ketike membawa Timnas Vietnam U-23 jadi juara sepakbola SEA Games 2021 (Foto: Reuters)

KISAH Park Hang-seo, pelatih Timnas Vietnam, yang nyaris mati dua kali karena stress jadi pelatih di Korea Selatan (Korsel) akan diulas dalam artikel ini. Di balik tangan dingin Park Hang-seo di Timnas Vietnam, ternyata pria 63 tahun itu sempat menghadapi kenyataan pahit.

Ya, pelatih kelahiran Gyeongnam 4 Januari itu sempat stres diri lantaran merasa gagal menjadi pelatih di Negeri Gingseng. Hal itu diketahui lantararan, Park Hang-seo kerap terserang rasa panik berlebih yang membuatnya nyaris kehilangan nyawanya.

Park Hang-seo

Dilansir dari media Vietnam, Zing News, Park Hang-seo sampai mengaku tidak ingin berkarier sebagai pelatih, jika ada pilihan lain. Akan tetapi, takdir membawa dirinya sampai bisa menjadi pelatih Timnas Vietnam.

Untuk diketahui, jauh sebelum melanglang buana ke Vietnam, Park Hang-seo memang menghabiskan kariernya sebagai pelatih di Korsel. Akan tetapi, tuntutan berlebih serta ekspetasi tinggi dari pecinta sepakbola Korsel, membuatnya kerap frustasi.

Bahkan, ia sempat dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami gejala panik, usai gagal membawa timnya menang. Pernah sewaktu momen, ia sampai dibawa ke ruang gawat darurat lantaran kondisinya sudah kritis, akibat panik berlebih.

“Sebagai pelatih saya akui saya tidak memenuhi ekspetasi. Dulu saya merasa seperti tak bisa bernapas. Rasanya, seperti akan mati,” ucap Park Hang-seo dilansir dari Zing News, Jumat (22/7/2022).

“Ketika saya di Sangju Sangmu, saya terkejut dua kali. Saya dibawa ke ruang gawat darurat karena alami gangguan panik,” timpalnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Gejala panik berlebih itu memaksa dirinya terus mengonsumsi obat. Bahkan, sampai saat ini, Park Hang-seo masih sangat bergantungan dengan obat penenang tersebut.

Selain kejadian itu, Park Hang-seo juga pernah alami panik berlebih ketika menjabat sebagai asisten pelatih Timnas Korea Selatan. Saat itu, ia ikut mentas bersama Korea Selatan di Piala Dunia 2002.

Park Hang-seo

Meski berhasil tembus semifinal, ia tetap dianggap mengecewakan publik Korea Selatan. Setelahnya ia pun dipecat lantaran tak bisa mencapai ekspetasi publik.

Park Hang-seo pun terus menjalani karier sebagai pelatih hingga sekarang. Setelah dari Timnas Korea Selatan, ia pernah berlabuh ke sejumlah klub di Korsel.

Mulai dari Gyeongnam FC (2005-2007), Chunnam Dragons (2008-2010), sampai Sangju Sangmu (2012-2015). Sebelum pada akhirnya, pada 2017, ia menerima pinangan Timnas Vietnam sebagai pelatih di level senior dan kelompok usia 23 tahun.

Park Hang-seo

Di Timnas Vietnam, Park Hang-seo bisa dibilang berhasil. Ia berhasil merebut medali emas sepakbola SEA Games 2021 untuk Timnas Vietnam U-23. Namun, ia tetap tak tenang, meski sudah sukses. Bahkan dirinya mengaku tak kuat menjadi pelatih sepakbola.

"Saya pikir siapa yang tidak hidup seperti itu, menghadapi dan menanggung tekanan. Siapa pun yang menjadi tua harus melepaskan posisinya," ujar Park Hang-seo.

"Jika saya harus memilih lagi, saya tidak ingin menjadi pelatih sepakbola. Saya sudah melalui banyak hal. Sekarag saya bertanya pada diri sendiri, apakah saya bisa tetap melakukan ini semua," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini