Share

9 Pemain Naturalisasi asal Belanda yang Bela Timnas Indonesia, Nomor 1 Kini Jadi Penjaga Kelab Striptis

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 29 Juni 2022 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 51 2620217 9-pemain-naturalisasi-asal-belanda-yang-bela-timnas-indonesia-nomor-1-kini-jadi-penjaga-kelab-striptis-6oFwRxwtpL.jpg Berikut 9 pemain naturalisasi asal Belanda yang bela Timnas Indonesia. (Foto: Okezone.com)

SEBANYAK 9 pemain naturalisasi asal Belanda yang bela Timnas Indonesia akan dibahas dalam artikel ini. Dari sekian banyak pemain yang dinaturalisasi Indonesia, mayoritas berasal dari Belanda.

Kedekatan emosional antara Belanda dan Indonesia menjadi salah satu alasan kenapa banyak pesepakbola asal Negeri Kincir Angin dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Lantas, siapa saja pemain naturalisasi asal Belanda yang bela Timnas Indonesia?

Berikut 9 pemain naturalisasi asal Belanda yang bela Timnas Indonesia:

9. Ruben Wuarbanaran

Ruben Wuarbanaran

Ruben Wuarbanaran dinaturalisasi pada 2011 dan diproyeksikan tampil membela Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011. Namun, pemain yang biasa mentas di posisi fullback kiri ini gagal menarik hati pelatih Timnas Indonesia U-23 saat itu, Rahmad Darmawan.

Tak hanya dibuang Timnas Indonesia U-23, Ruben Wuarbanaran juga dicoret Pelita Jaya di musim 2011-2012. Sekarang di usia yang 31 tahun, Ruben Wuarbanaran berstatus tanpa klub.

8. Diego Michiels

Diego Michiels

Diego Michiels dinaturalisasi bareng Ruben. Bedanya, ia tampil garang dan memperkuat Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011 dan 2013.

Saat itu, ia membantu skuda Garuda Muda finis runner-up di SEA Games 2011 dan 2013. Sekarang, Diego berstatus pemain Borneo FC.

7. Tonnie Cusell

Tonnie Cusell

Sempat dijuluki Xavi Hernandez-nya Indonesia. Namun, saat membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2012, performanya jauh dari harapan.

Sejak saat itu, Tonnie Cusell tak pernah lagi membela Timnas Indonesia. Ia sempat membela Barito Putera pada 2014 hingga akhirnya pensiun dua tahun berselang.

6. Sergio van Dijk

Sergio van Dijk

Berstatus top skor Liga Australia 2010-2011, Sergio van Dijk diharapkan dapat mempertajam lini depan Timnas Indonesia. Namun, penyerang berkepala plontos itu tampil melempem saat mendapat kepercayaan membela Timnas Indonesia.

Ia gagal mencetak gol saat Timas Indonesia turun di Piala AFF 2014. Satu-satunya gol dibuat Van Dijk saat Timnas Indonesia menang 4-0 atas Timor Leste di laga uji coba. Sekarang, Van Dijk berstatus sebagai agen pemain sepakbola.

5. Raphael Maitimo

Raphael Maitimo

Maitimo membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2012. Sayangnya, ia gagal membantu Timnas Indonesia lolos dari fase grup. Menurut Transfermarkt, Maitimo hanya mengemas empat caps bersama Timnas Indonesia dan kini berstatus tanpa klub.

4. Ezra Walian

Ezra Walian

Ezra Walian pertama kali tampil membela Timnas Indonesia di SEA Games 2017. Saat itu, ia membantu skuad Garuda Muda merebut medali perunggu.

Kiprah terakhir Ezra Walian bersama Timnas Indonesia tersaji di Piala AFF 2020. Mencetak dua gol, Ezra Walian mengantarkan Timnas Indonesia finis runner-up di Piala AFF 2022.

3. Marc Klok

Marc Klok

Marc Klok baru bisa membela Timnas Indonesia per April 2022, atau lima tahun setelah berada di Tanah Air. Baru sekira tiga bulan mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia, sejumlah pencapaian dicetak gelandang Persib Bandung ini.

Sebut saja membantu Timnas Indonesia U-23 merebut medali perunggu SEA Games 2021 dan mengantarkan skuad Garuda lolos Piala Asia 2023.

2. Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly mendapat status WNI sejak 2013. Ia pun tercatat sebagai pemain yang mengemas caps paling banyak ketimbang personel naturalisasi lain.

Ia telah mengemas 27 caps dan tiga gol. Selain membantu Timnas Indonesia finis runner-up di Piala AFF 2016, gelandang Borneo FC ini mengantarkan skuad Garuda lolos Piala Asia 2023.

1. Jhonny van Beukering

Jhonny van Beukering

Jhonny van Beukering sempat berjaya di kasta teratas Liga Belanda, Eredivisie. Di Eredivisie, ia pernah mengemas 34 gol dari 136 pertandingan. Sayangnya ketika mendapatkan status WNI pada 2011 atau di usia 28 tahun, Jhonny van Beukering sudah melewati masa-masa terbaiknya.

Ia muncul dengan badan tambun alias superbesar. Uniknya dengan postur tubuh yang gemuk, Jhonny van Beukering tetap dibawa pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2012, Nil Maizar.

Sekarang, Jhonny van Beukering bekerja sebagai satpam di salah satu kelab striptis yang berada di Tilburg, Belanda. Jadi kesimpulannya apakah pemain naturalisasi dapat mendongkrak prestasi Timnas Indonesia?

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini