Share

4 Negara Berebut 2 Tiket Tersisa Piala Dunia 2022, Ada Wakil AFF

Antara, Jurnalis · Senin 13 Juni 2022 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 13 51 2610505 4-negara-berebut-2-tiket-tersisa-piala-dunia-2022-ada-wakil-aff-7Xw4b8NDSZ.jpg Timnas Peru akan menghadapi Australia di playoff antarkonfederasi. (Foto: Instagram/@tufpoficial)

SEBANYAK 4 negara berebut dua tiket tersisa Piala Dunia 2022. Meski drawing Piala Dunia 2022 sudah dilakukan sejak Maret 2022, masih ada dua slot yang belum terisi.

Selandia Baru (OFC/Oseania) dan Kosta Rika (Amerika Utara dan Tengah/Concacaf) merupakan dua dari empat negara yang masih bertanding memperebutkan dua tiket tersisa Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar pada 21 November sampai 18 Desember 2022.

Timnas Australia

(Timnas Australia jadi wakil AFF yang berpeluang tampil di Piala Dunia 2022)

Dua negara lainnya adalah wakil Asia tepatnya AFF, yakni Australia dan Peru (Conmebol/Amerika Selatan). Keempat negara itu bakal bertanding dalam playoff interkontinental. Nantinya, pemenang kedua pertandingan itu berhak mengantongi tiket putaran final Piala Dunia 2022.

Australia dan Peru akan bertanding lebih dulu pada Senin malam waktu setempat atau Selasa 14, Juni 2022 dini hari WIB. Sementara itu, Selandia Baru dan Kosta Rika berlaga sehari kemudian pada Rabu 15 Juni 2022 dini hari WIB. Kedua pertandingan dilangsungkan di Stadion Ahmad bin Ali di Al Rayyan, Qatar.

Pemenang pertandingan Selandia Baru versus Kosta Rika akan bergabung dengan Spanyol, Jerman dan Jepang di Grup E Piala Dunia 2022. Sementara itu, yang memenangi laga Australia melawan Peru akan satu kotak dengan Prancis, Denmark dan Tunisia di Grup D.

Bagaimanakah peluang keempat negara ini dalam meloloskan diri ke putaran final Piala Dunia Qatar akhir tahun ini? Apakah wakil-wakil dari benua Amerika atau Asia-Oseania yang lolos ke Piala Dunia 2022?

Australia vs Peru

Timnas Peru

(Timnas Peru siap berjuang lolos ke Piala Dunia 2022)

Australia dan Peru sama-sama lolos ke putaran final empat tahun lalu di Rusia pada 2018, tetapi kini salah satu dari mereka terpaksa tak mengulangi sukses empat tahun silam tersebut.

Tahun itu Australia lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Honduras dalam dua leg playoff interkontinental, sedangkan Peru menghentikan Selandia Baru dalam playoff interkontinenal lainnya.

Australia menjadi wakil Asia untuk playoff interkontinental melawan peringkat kelima Amerika Selatan CONMEBOL, Peru. Sebelumnya, Australia mengalahkan Uni Emirat Arab di playoff zona Asia.

Sementara itu, Peru menempati peringkat kelima zona Amerika Selatan sehingga berhak bertanding dalam playoff antarbenua melawan satu wakil Asia. Australia baru memastikan tiket playoff pekan lalu ketika gol penentu kemenangan yang dibuat Ajdin Hrustic mengantarkan mereka mengakhiri petualangan Uni Emirat Arab dengan skor 2-1.

Di sisi lain, Peru finis di atas Kolombia dan Cile dalam kualifikasi zona Amerika Selatan. Hasil ini ternyata melampaui ekspektasi pelatih mereka yang asal Argentina, Ricardo Gareca, yang juga arsitek di balik sukses Peru berlaga di Rusia empat tahun silam.

Australia yang berperingkat 42 dunia sudah lima kali lolos ke putaran final Piala Dunia pada 1974, 2006 dan tiga Piala Dunia terakhir lolos berturut-turut pada 2010, 2014, dan 2018.

Socceroos sudah lima pertandingan berturut -turut tanpa pernah clean sheet dan terpaksa memenuhi skuadnya dengan para pemain yang rata-rata kurang berpengalaman. Namun, faktor pelatih Graham Arnold yang sering memasang taktik tepat telah menutupi kekurangan Australia ini.

Peru tak terlalu hebat. Hanya menang tujuh kali dari 18 pertandingan kualifikasi Amerika Selatan, Peru mesti menggantungkan diri kepada bagaimana Ricardo Gareca meracik skuad sampai akhirnya bisa mengantarkan ke Qatar.

Tapi, Gareca pula yang membuat Peru mengakhiri vakum 36 tahun tak pernah mengikuti putaran final Piala Dunia ketika meloloskan negara ini ke Piala Dunia 2018. Pelatih ini pula yang sedikit banyak membuat Peru bisa finis di atas Kolombia dan Cile yang merupakan langganan Piala Dunia.

Peru dan Australia hanya pernah satu kali bertemu sebelum ini, tepatnya pada putaran final Piala Dunia 2018 ketika kedua negara berada dalam satu grup. Saat itu, Gareca memimpin timnya menang 2-0 atas Australia. Dengan catatan seperti itu, Peru memiliki kemungkinan mengalahkan Australia yang lebih besar.

Selandia Baru vs Kosta Rika

Kosta Rika

(Kosta Rika berjuang lolos ke Piala Dunia 2022)

Pertemuan antara juara zona Oseania dengan peringkat keempat zona Amerika utara, tengah dan Karibia (CONCACAF) ini bisa dibilang tidak akan seimbang.

Sebab, Kosta Rika lebih teruji ketimbang Selandia Baru selama kualifikasi. Kosta Rika telah menghadapi tim-tim hebat seperti Meksiko dan Amerika Serikat sebelum merebut tiket playoff. Sebaliknya, Selandia Baru sepanjang kualifikasi menghadapi tim-tim lemah di Pasifik Selatan yang membuat Australia kemudian bergabung dengan zona Asia yang jauh lebih kompetitif.

Kosta Rika agak kurang beruntung tidak lolos otomatis ke Piala Dunia 2022 setelah finis di urutan keempat zona CONCACAF. Mereka hanya kalah selisih gol dari Amerika Serikat yang menempati posisi tiga.

Selisih poin Kosta Rika dan Amerika Serikat dengan Kanada dan Meksiko yang masing-masing menempati urutan pertama dan kedua zona CONCACAF pun cuma tiga poin saja.

The Ticos juga cuma satu kali kalah dan satu kali seri dalam sembilan laga terakhir yang sebagian besar berkat pertahanan solid mereka. Faktor ini pula yang membuat Kosta Rika bisa enam kali clean sheet selama kualifikasi CONCACAF, terutama karena gawang mereka dijaga oleh Keylor Navas yang menjadi salah satu kiper terbaik di dunia dalam 20 tahun terakhir.

Tetapi, Kosta Rika tidak begitu produktif menghasilkan gol. Dari 10 laga terakhir mereka bisa mencetak rata-rata 2,5 gol. Salah satu senjata maut Kosta Rika adalah kesabarannya dalam menunggu lawan membuat kesalahan, tak peduli itu dengan menunggunya sampai menit terakhir pertandingan.

Selandia Baru menjadi juara zona Oseania yang hampir seluruhnya merupakan tim-tim lemah dalam sepakbola dunia. Tak heran Selandia Baru begitu dominan di zona ini.

Tetapi, fakta itu pula yang membuat Selandia Baru tak teruji seperti Kosta Rika. Buktinya, dalam laga persahabatan baru-baru ini mereka menyerah 0-1 kepada Peru, dan kesulitan menaklukkan Oman yang menahan seri mereka dengan 0-0.

Kecuali mungkin Chris Wood, Selandia Baru adalah unit yang biasa -biasa saja. Mereka memang terlalu bagus untuk zona Oseania, tetapi mereka tak cukup bagus saat bertanding melawan tim-tim luar Oseania, apalagi mungkin Kosta Rika yang hanya karena kalah selisih gol tak bisa mendapatkan tiket otomatis ke Qatar.

Dari head-to-head sendiri di antara kedua tim yang mana hanya pernah satu kali bertemu sebelum laga playoff ini. Selandia Baru pernah dibantai 0-4 oleh Kosta Rika dalam laga persahabatan 25 Maret 2007.

Berikut jadwal playoff Piala Dunia 2022 antarkonfederasi:

Selasa, 14 Juni 2022 pukul 01.00

Australia vs Peru

Rabu, 15 Juni 2022 pukul 01.00

Selandia Baru vs Kosta Rika

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini