Share

3 Hal yang Perlu Diperbaiki Timnas Indonesia U-23 Kelar SEA Games 2021, Nomor 1 Faktor Penting

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 25 Mei 2022 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 25 51 2600345 3-hal-yang-perlu-diperbaiki-timnas-indonesia-u-23-kelar-sea-games-2021-nomor-1-faktor-penting-7smnT363uS.jpg Para pemain Timnas Indonesia U-23. (Foto: Laman resmi PSSI)

3 hal yang perlu diperbaiki Timnas Indonesia U-23 kelar SEA Games 2021 menarik dikulik. Sebab, Timnas Indonesia U-23 diketahui hanya meraih medali perunggu di SEA Games 2021.

Sejatinya, Garuda Muda -julukan Timnas Indonesia U-23- diharapkan bisa meraih medali emas di SEA Games 2021. Namun, harapan ini harus sirna karena Egy Maulana Vikri dkk kalah dari Timnas Thailand U-23 di semifinal dengan skor 0-1.

BACA JUGA: 4 Kabar Baik yang Hampiri Timnas Indonesia U-23, Nomor 1 Dapat Bonus Tambahan dari Menpora Zainudin Amali

Timnas Indonesia U-23 akhirnya memastikan diri meraih medali perunggu. Kepastian itu didapat usai mengalahkan Timnas Malaysia U-23 lewat drama adu penalti dalam laga perebutan medali perunggu SEA Games 2021.

BACA JUGA: Momen Shin Tae-yong Coba Betulkan Letak Bendera Indonesia di SEA Games 2021

Usai gelaran SEA Games 2021 rampung, Timnas Indonesia U-23 dinilai masih punya sederet PR yang harus dibenahi. Apa saja? Berikut 3 hal yang perlu diperbaiki Timnas Indonesia U-23 kelar SEA Games 2021.

3. Permainan

Egy Maulana Vikri

Salah satu hal yang perlu diberbaiki Timnas Indonesia U-23 usai gelaran SEA Games 2021 adalah permainan. Sebab, permainan yang diterapkan penggawa Garuda Muda saat ini dinilai masih belum efisien untuk meraih kemenangan.

Salah satu yang menjadi sorotan besar dari permainan Egy Maulana Vikri dkk adalah penyelesaikan akhir atau finishing. Timnas Indonesia U-23 memang mencetak banyak gol di SEA Games 2021, namun tetap masih ada banyak peluang yang gagal dimanfaatkan dengan baik padahal sejatinya bisa berbuah gol.

Salah satunya terlihat di laga semifinal SEA Games 2021. Melawan Thailand, Garuda Muda sebenarnya bisa menampilkan kinerja cukup apik. Armada Shin Tae-yong bahkan beberapa kali punya peluang untuk membuka keunggulan lebih dahulu atas Thailand di waktu normal pertandingan.

Egy Maulana Vikri dkk bahkan beberapa kali berhasil mencatatkan peluang berupa shot on target. Namun, semua peluang ini gagal berbuah gol. Hal inilah yang perlu diperbaiki lagi agar hasil manis bisa diraih Garuda Muda di laga-laga lain.

2. Kekuatan Fisik

Pemain Timnas Indonesia U-23

Selanjutnya, ada kekuatan fisik. Hal ini juga masih menjadi PR yang perlu dibenahi Garuda Muda usai SEA Games 2021, meski sebenarnya Shin Tae-yong sudah sangat memberi perhatian besar akan kondisi fisik pemainnya.

Ya, sejak Shin Tae-yong ditunjuk menangani Timnas Indonesia, kondisi fisik para pemain langsung jadi perhatian besar sang pelatih. Alhasil, dia memberi banyak porsi latihan yang memfokuskan pada fisik pemainnya dalam setiap training camp (TC).

Namun, hal ini ternyata belum cukup membuat kondisi fisik para pemain Timnas Indonesia benar-benar ciamik. Kala melakoni laga, para pemain masih kelihatan kalah cepat dalam mengejar bola dari lawan.

Hal ini pun turut terlihat di SEA Games 2021. Alhasil, usai gelaran SEA Games 2021, Garuda Muda perlu membenahi kondisi fisiknya lagi. Sebab diketahui, sebagian besar penggawa Garuda Muda juga bermain di timnas senior. Timnas Indonesia sendiri sudah dinanti beragam laga penting dan berat ke depannya, sehingga kondisi fisik yang oke diharapkan bisa dimiliki para pemain.

1. Mental

Pemain Timnas Indonesia U-23

Terakhir, ada faktor yang tak kalah penting, yakni mental. Ini jadi faktor penting karena memiliki fisik kuat saja tak cukup untuk para pemain, jika mental mereka juga masih belum stabil.

Garuda Muda pun masih menunjukkan permasalahan ini kala berlaga di SEA Games 2021. Hal ini bisa terlihat dalam sejumlah laga, salah satunya kala melawan Thailand di semifinal SEA Games 2021.

Shin Tae-yong sendiri mengamini bahwa para pemain Timnas Indonesia U-23 kerap terlihat kurang tenang sehingga gagal menjaga fokusnya kala menghadapi lawan yang lebih kuat. Hal ini pun dirasakan kala melawan Thailand. Alhasil, kondisi ini turut menjadi faktor yang membuat Garuda Muda akhirnya kalah dengan skor 0-1.

“Kekalahan ini memang harus membuat kami evaluasi. Sebab, kami tidak bisa mengembangkan permainan saat bertemu lawan yang lebih kuat walau hanya sedikit," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers usai laga melawan Thailand.

"Kami takut dengan itu dan tidak bisa mengembangkan permainan kami. Jika mampu bermain seperti biasa, pastinya jalannya pertandingan akan lebih baik," sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini