Share

Performa Menurun Drastis, Thomas Tuchel Mulai Pertanyakan Kualitas NGolo Kante

Ilham Sigit Pratama, Jurnalis · Sabtu 21 Mei 2022 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 45 2597663 performa-menurun-drastis-thomas-tuchel-mulai-pertanyakan-kualitas-ngolo-kante-JMLJHuuws5.jpg Performa NGolo Kante mulai dipertanyakan oleh Thomas Tuchel (Foto: Reuters)

PERFORMA gelandang Chelsea, NGolo Kante dinilai mengalami penurunan drastis. Hal itu sampai menarik perhatian pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, yang mempertanyakan kualitas seorang gelandang berusia 31 tahun tersebut.

Sekedar diketahui, di Liga Inggris musim ini, Ngolo Kante tampil sebanyak 25 kali. Ia pun hanya mampu mencetak dua gol dan empat assist.

NGolo Kante

Statistiknya yang tidak sedap membuat menit bermain Ngolo Kante menurun jika dibandingkan musim lalu. Di musim 2020-2021, Ngolo Kante tampil selama 3.151 menit. Sedangkan musim ini, ia hanya bermain 2.623 menit.

Paling terbaru, ketika Chelsea ditahan imbang 1-1 oleh Leicester City di Liga Inggris 2021-2022, Jumat, 20 Mei 2022 dini hari WIB, NGolo Kante pun tidak tampil selama 90 menit. Ia digantikan Ruben Loftus-Cheek pada menit 72.

Terkait hal tersebut, Thomas Tuchel angkat suara mengenai penurunan performa yang dialami NGolo Kante. Eks pelatih Paris Saint-Germain dan Borussia Dortmund itu mengaku rindu dengan performa terbaik gelandang Prancis itu.

“Penting baginya (Kante) untuk tetap pada ritme permainannya, dia bermain bagus, tetapi harusnya bisa lebih bagus lagi, musim lalu dia kerap mendapatkan man of the match di Liga Champions, itu membuktikan kualitasnya,” kata Thomas Tuchel dikutip laman resmi klub.

“Ini menjadi perhatian, kami sangat merindukannya (performa musim lalu), karena dia memiliki sesuatu yang unik di dunia sepak bola, ia memiliki kemampuan untuk mengangkat semua orang dan membuat perbedaan,” tambahnya.

Thomas Tuchel

Lebih lanjut, Thomas Tuchel menyayangkan penurunan performa yang dialami NGolo Kante. Namun, ia percaya NGolo Kante bisa segera bangkit dari keterpurukan.

“Saya pikir dia pemain kunci kami, dan pemain kunci harus terus berada di lapangan, tetapi dia bermain hanya 40 persen dari seharusnya, dia adalah Mo Salah kami, De Bruyne kami, atau Van Dijk kami,” paparnya.

“Jadi ketika dia bermain hanya 40 persen, tentu itu masalah besar, saya melihat Liverpool musim lalu dengan Van Dijk, mereka berjuang keras, pemain kunci harus berada di lapangan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini