Share

Kutukan Mason Mount Jadi Penyebab Chelsea Kalah dari Liverpool di Final Piala FA 2021-2022?

Muammar Yahya Herdana, Jurnalis · Minggu 15 Mei 2022 05:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 15 45 2594356 kutukan-mason-mount-jadi-penyebab-chelsea-kalah-dari-liverpool-di-final-piala-fa-2021-2022-BGYBgIH5e3.JPG Pemain Chelsea, Mason Mount disebut jadi alasan kegagalan The Blues juara Piala FA 2021-2022. (Foto: Reuters)

LONDON – Nama Mason Mount disebut-sebut sebagai biang keladi kekalahan Chelsea dari Liverpool di final Piala FA 2021-2022. Selain karena gagal mengeksekusi tendangan terakhir di babak adu penalti, ternyata ada yang menyebut Chelsea tak juara karena kutukan Mount yang tidak pernah mengangkat trofi ketika memainkan laga final di Wembley.

Pertandingan Chelsea vs Liverpool berlangsung di Stadion Wembley, London, pada Minggu (15/5/2022) dini hari WIB. Setelah bermain imbang 0-0 pada waktu normal, Chelsea akhirnya harus kalah melalui adu penalti dengan skor 5-6.

Tercatat sejak tahun 2019, Mason telah tampil sebanyak enam kali di babak final yang dilaksanakan di Wembley. Menariknya, pemain berusia 23 tahun tersebut harus selalu puas mendapatkan posisi sebagai runner-up alias tak pernah juara ketika bermain di stadion yang berada di London tersebut.

Sebelumnya, Chelsea juga harus menelan kekalahan di partai final Piala FA pada musim 2019-2020 dari Arsenal 1-2. Satu tahun berikutnya, The Blues juga gagal menjadi juara setelah ditaklukan Leicester City 0-1.

Kedua laga final tersebut juga dilangsungkan di Stadion Wembley. Tentu saja hal tersebut membuktikan bahwa stadion tersebut cukup terasa angker bagi Mason yang terus menelan kekalahan di partai final.

Mason juga membela Chelsea saat menghadapi Liverpool di Piala Liga Inggris 2021-2022 pada Februari yang lalu. Berlaga di Stadion Wembley, lagi-lagi Chelsea harus menelan kekalahan dramatis melalui babak adu penalti.

Pada tahun 2019, Mason juga sempat membela Derby County di final play-off Piala Liga Inggris 2019. Menghadapi Aston Villa saat itu, Mason Mount juga hanya mampu membawa timnya menjadi runner-up.

Menariknya kutukan tersebut tidak hanya berlangsung di level klub saja, Mount juga memiliki pengalaman pahit saat membela Timnas Inggris di Piala Eropa 2020 saat The Three Lions berhasil mencapai babak final.

Mason Mount

Menghadapi Italia di Wembley, Inggris harus menelan kekalahan menyakitkan melalui babak drama adu penalti. Segala rentetan hasil tersebut menjadi bukti bahwa Wembley merupakan tempat angker bagi Mason Mount.

Apalagi Mount menjadi pengeksekutor terakhir Chelsea gagal memasukkan bola di drama adu penalti Liverpool. Jadi, rasa-rasanya sah-sah saja jika Mount disebut biang kegagalan Chelsea juara Piala FA 2021-2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini