Share

5 Pesepak Bola Ternama yang Hidupnya Lebih Tenang Setelah Menjadi Mualaf, Nomor 1 Bek Nyentrik Eks Liverpool

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 06 April 2022 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 06 51 2574377 5-pesepak-bola-ternama-yang-hidupnya-lebih-tenang-setelah-menjadi-mualaf-nomor-1-bek-nyentrik-eks-liverpool-Lig7MVkV1d.jpg Berikut 5 pesepak bola ternama yang hidupnya lebih tenang setelah menjadi mualaf. Abel Xavier salah satunya (paling kiri). (Foto: Instagram/@abelxaviercoach)

SEBANYAK 5 pesepak bola ternama yang hidupnya lebih tenang setelah menjadi mualaf akan dibahas dalam artikel ini. Sejumlah pesepak bola memilih pindah keyakinan karena berbagai alasan.

Setelah memeluk agama Islam, ketenangan hati pun mereka dapatkan. Lantas, siapa saja pesepak bola yang dimaksud?

Berikut 5 pesepak bola ternama yang hidupnya lebih tenang setelah menjadi mualaf:

5. Eric Abidal

Eric Abidal

Bagi Anda fans Barcelona pasti tak asing dengan sosok Erick Abidal. Selain pernah mentas sebagai pemain Barcelona, Eric Abidal juga pernah menjabat posisi Direktur Olahraga Barcelona.

Eric Abidal yang mengantarkan Barcelona merebut treble winner pada 2008-2009, memeluk mualaf setelah menikahi seorang perempuan beragama Islam Bernama Heyet Kebir pada 2007.

“Semua prosesnya natural. Memilih pindah ke Islam bukan karena istri saya, tapi hadiah yang tiba-tiba muncul. Itu benar-benar terjadi bagi saya. Mengikutinya dan membuat saya sangat senang. Saya memeluk Islam dengan sepenuh hati saya," kata Abidal.

4. Nicolas Anelka

Nicolas Anelka

Nicolas Anelka memutuskan menjadi mualaf pada 1996, atau setahun sebelum menjadi pesepakbola profesional. Dua tahun setelah menjadi pesepakbola profesional, Anelka menjadi pemain termahal dunia saat ditebus Real Madrid dari Arsenal senilai 30 juta euro.

“Menjadi muslim tidak mengubah hidup saya. Saya tetap menjadi orang yang adil dan punya nilai hidup. Apa yang membuat saya memilih islam karena saya merasa agama ini cocok untuk saya,” ucap Anelka, melansir dari Al Arabiya.

"Saya merasa lebih dekat dengan Tuhan dan itu membuat hidup saya menjadi lebih cerah. Saya punya keyakinan dari hati bahwa Islam adalah agam yang harus saya pilih,” lanjut Anelka.

3. Franck Ribery

Franck Ribery

Franck Ribery memutuskan menjadi mualaf pada 2002. Ia memeluk agama Islam setelah menikahi perempuan asal Aljazair, Wahiba.

“Agama adalah hal pribadi bagi saya. Saya orang yang percaya dan sejak pindah ke Islam saya lebih kuat, baik mental maupun fisik. Agama tidak mengubah jati diri dan persepsi saya terhadap dunia. Saya berdoa lima kali sehari, saya lakukan itu agar terbebas dan saya merasa lebih baik setelah itu," kata Franck Ribery.

Setelah menjadi mualaf, karier Ribery terdongkrak. Ia bersinar bersama Bayern Munich. Selama 12 tahun (2007-2019) merumput bareng Bayern Munich, Ribery mengoleksi 124 gol dan 182 assist dari 425 pertandingan di semua kompetisi. Ia juga memenangkan 23 gelar bersama Die Roten.

2. Paul Pogba

Paul Pogba

Paul Pogba menjadi mualaf ketika memperkuat Juventus. Ia memutuskan menjadi mualaf setelah hidup berdampingan dengan rekan-rekannya yang beragama Islam.

"Islam membuat saya berubah. Islam membuat saya menyadari hal-hal dalam hidup, saya kira saya menjadi lebih tenang karenanya. Hal itu membawa perubahan yang baik dalam hidup saya karena saya tidak dilahirkan sebagai seorang muslim,” kata Paul Pogba mengutip dari The Times.

1. Abel Xavier

Abiel Xavier

Abel Xavier merupakan eks bek andalan Timnas Portugal dan Liverpool. Ia membela Liverpool pada 2002-2004.

Hanya saja, pemain yang nyentrik dengan rambut warna-warninya itu memutuskan menjadi mualaf pada 2008, atau setelah resmi pensiun sebagai pesepakbola.

“Pada saat-saat sulit, saya menemukan kenyamanan dalam Islam. Secara bertahap, saya belajar bahwa agama Islam mengajarkan kedamaian, kesetaraan, kebebasan, dan harapan. Ini hal yang sangat penting," kata Abel Xavier mengutip dari Goal International.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini