Share

Effendi Syahputra Ungkap Peran Besar Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia dan Sepakbola Tanah Air Keseluruhan

Maulana Yusuf, Jurnalis · Minggu 03 April 2022 17:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 03 51 2572510 effendi-syahputra-ungkap-peran-besar-shin-tae-yong-untuk-timnas-indonesia-dan-sepakbola-tanah-air-keseluruhan-KR1um8wlNW.jpg Shin Tae-yong pelan-pelan dongkrak prestasi Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)

JURU bicara Partai Perindo, Effendi Syahputra, mengungkap peran besar Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia dan sepakbola Tanah Air secara keseluruhan. Ia menyebut kehadiran Shin Tae-yong membuat Timnas Indonesia didominasi pemain muda potensial yang berpotensi mendongkrak prestasi skuad Garuda.

Filosofi Shin Tae-yong sejalan dengan Partai Perindo. Sebab, Partai Perindo yang merupakan partai anak muda dan modern ini juga percaya dengan kader-kader muda yang siap memajukan Indonesia.

Shin Tae-yong

"Dengan adanya STY, kita berharap bisa lebih baik," ujar Effendi, dilansir dari kanal YouTube Partai Perindo, Minggu (3/4/2022).

"Saya bangga dengan hadirnya STY, terbukti kemarin berhasil melaju ke final Piala AFF 2021 dengan diisi oleh pemain muda," imbuh Effendi.

Effendi mengatakan, secara kualitas pemain muda kita tak kalah dengan pesepakbola dari Asia Tenggara lain.

"Kualitas pemain lokal kita cukup menjanjikan. Apalagi antusiasme kita lebih unggul daripada juara ASEAN, Thailand," kata Effendi.

Kendati demikian, Effendi mendorong para pemain muda untuk berkiprah di luar negeri. Hal itu dikatakan supaya mereka mendapatkan pelatihan yang jauh lebih mumpuni ketimbang di Indonesia.

"Untuk pemain muda, bagusnya didorong main di luar negeri, supaya pengalamannya berkembang, supaya mempunyai kepercayaan diri yang tinggi," cetus Effendi.

Sejumlah pemain muda Indonesia saat ini berkarier di luar negeri. Beberapa di antaranya Pratama Arhan (Tokyo Verdy) dan duo FK Senica, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman.

Pratama Arhan

(Pratama Arhan, salah satu pemain muda Indonesia yang berkarier di luar negeri)

Effendi menyadari, menjadi pesepakbola bola itu harus banyak pengorbanan. Salah satunya dunia pendidikan yang mungkin kurang maksimal.

"Untuk pemain muda itu resikonya mengorbankan dunia pendidikan. Apalagi umur pemain bola tidaklah panjang. Sangat singkat. Jadi harus memanfaatkannya dengan baik," tutup Effendi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini