“Luar biasa, dia (Pochettino) pergi ke Paris, dianggap gagal, tidak memenangkan Liga Champions, tidak memenangkan liga tahun lalu, dan tiba-tiba dia dianggap tidak cocok untuk Manchester United. Saya benar-benar berpikir justru itu membuatnya lebih tepat untuk Manchester United,” kata Neville dilansir dari Manchester Evening News, Sabtu (2/4/2022).
“Hal besar bagi Pochettino, selain fakta dia belum memenangkan trofi, adalah dia tidak pernah bekerja dengan pemain bintang, dia tidak pernah bekerja dengan nama besar. Dia sekarang memiliki pengalaman itu, jadi saya pikir dia lebih sempurna lagi, saya pikir dia lebih siap untuk datang dan berurusan dengan pemain besar yang dimiliki Manchester United,” imbuhnya.

Selain itu, bek kanan legendaris Timnnas Inggris itu mengatakan bahwa Pochettino juga sudah terbiasa dengan iklim sepakbola Liga Inggris. Sebab, dia sudah menangani Southampton dan juga The Lilywhites –julukan Spurs.
Neville pun berpendapat hal itu menjadikan pelatih berusia 50 tahun itu sebagai kandidat terbaik untuk memimpin pasukan Manchester Merah. Kendati demikian, sampai pengumuman resmi dibuat oleh pihak Man United, Pochettino dan Ten Hag masih sebatas calon pelatih saja.
Yang jelas, armada Ralf Rangnick kini wajib memperbaiki performa mereka untuk bisa finis di zona Liga Champions musim ini, yang tentu akan membuat kedua nama tersebut lebih bergairah dan lebih tertantang untuk menangani Setan Merah musim depan.
(Djanti Virantika)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.