Share

Rusia Masuk Kandidat Tuan Rumah Piala Eropa 2028 dan 2032, Begini Respons Mengejutkan Perdana Menteri Inggris

Maulana Yusuf, MNC Portal · Kamis 24 Maret 2022 21:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 24 51 2567434 rusia-masuk-kandidat-tuan-rumah-piala-eropa-2028-dan-2032-begini-respons-mengejutkan-perdana-menteri-inggris-YpUeAlfxJ4.jpg Perdana Menteri Inggris pertanyakan posisi Rusia mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Eropa 2028 dan 2032 (Foto: Sportskeeda)

RUSIA masuk kandidat menjadi tuan rumah Piala Eropa 2028 dan 2032. Hal itu memicu respons dari Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. Dirinya mempertanyakan kabar tersebut, mengingat posisi Rusia yang tengah terlibat invasi militer ke Ukraina.

Dilansir dari BBC, Boris Johnson, menanyakan tentang keberadaan Rusia yang terpilih sebagai salah satu negara kandidat tuan rumah Piala Eropa 2028 dan 2032. Johnson mengaku tak percaya jika Rusia masih diizinkan untuk menjadi tuan rumah di saat dunia mengecamnya.

Perdana Menteri Inggris

Seperti diketahui, Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) telah merilis beberapa negara yang berminat untuk menjadi tuan rumah Piala Eropa 2028. Di antaranya Inggris, Irlandia, Turki, dan Rusia. Kemudian untuk Piala Eropa 2032 ada nama Turki, Italia, dan negeri Vladimir Putin itu.

Mengetahui hal itu, Johnson mengaku kaget lantaran Rusia masih dipercaya mencalonkan diri menjadi tuan rumah. Pasalnya, seperti yang kita tahu bahwa Rusia telah menginvasi Ukraina hingga saat ini.

Di saat dunia mengecam Rusia atas tindakannya, Beruang Merah (julukan negara Rusia) justru masih ingin mencalonkan diri menjadi tuan rumah. Hal ini yang membuat Johnson bertanya-tanya kepada UEFA mengapa Rusia masih diberi kesempatan.

"Saya tidak percaya (Rusia) benar-benar dimasukkan dalam perundingan," ungkap Johnson, dilansir dari BBC, Kamis (24/3/2022).

Padahal sebelumnya, Johnson menyangka itu hanya sebuah sindiran semata dari UEFA terhadap Rusia. Namun kenyataanya, UEFA mengonfirmasi bahwa Rusia akan menjadi salah satu kandidat tuan rumah Piala Eropa.

Timnas Rusia

"Yang bisa saya katakan adalah di luar sindiran, bahwa organisasi sepak bola mana pun dapat memberi kesempatan Rusia dalam keadaan sekarang untuk menjadi tuan rumah turnamen. Tampaknya di luar pemahaman," ujar Johnson.

Johnson menyayangkan keputusan yang dibuat UEFA. Sebab, Rusia dianggap telah melakukan kejahatan masal. Di mana, banyak korban berjatuhan akibat peperangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Sekadar informasi, saat ini klub dan Timnas Rusia sendiri tengah mendapat skorsing dari FIFA dan UEFA, menyusul invasi negara tersebut ke Ukraina. Klub Rusia dan Timnas Rusia saat ini ditangguhkan oleh FIFA dan UEFA, sambil menunggu hasil banding oleh Federasi Sepakbola Rusia ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini