Share

5 Pesepak Bola Top yang Jadi Korban Rasisme, Nomor 1 Diisukan Bakal Perkuat RANS Cilegon FC

Rivan Nasri Rachman, Okezone · Kamis 17 Maret 2022 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 17 51 2563120 5-pesepak-bola-top-yang-jadi-korban-rasisme-nomor-1-diisukan-bakal-perkuat-rans-cilegon-fc-120LATKBEb.jpg Pemain Real Madrid, Karim Benzema. (Foto: Instagram/karimbenzema)

RASISME kerap terjadi di dunia sepakbola. Bahkan pemain top dunia pun tetap menjadi korban rasisme yang biasanya dilakukan oleh para fans tim lawan, tapi terkadang ada juga pendukung tim sendiri yang suka melakukan tindakan tak terpuji itu.

Tentunya ada berbagai bentuk rasisme yang diperlihatkan, namun yang paling sering terlihat adalah chant-chant yang meyinggung ras pemain tertentu. Padahal setiap laga sudah digalakkan kampanye say no to racism atau yang diartikan ke bahasa Indonesia menjadi katakan tidak kepada rasisme.

Pada kenyataanya, hal-hal berbau rasime tetap sering dijumpai di pertandingan sepakbola. Lantas siapa saja pemain sepakbola top yang pernah menjadi korban rasisme?

Berikut 5 Pesepak Bola Top yang Jadi Korban Rasisme:

5. Romelu Lukaku

Romelu Lukaku

Lukaku pernah mendapatkan perlakuan rasisme di semifinal Piala Dunia 2018, di mana kala itu Belgia kalah dari Prancis. Kegagalan Belgia untuk lolos ke final pun disebut-sebut karena mandulnya Lukaku di lini depan.

Tak ayal Lukaku jadi bulan-bulanan para fans Belgia, sayangnya perkataan berbau rasis justru dikeluarkan

“Ketika semua berjalan lancar maka mereka atau para fans memanggil saya Romelu Lukaku, penyerang Belgia. Tapi ketika semua tidak berjalan baik, maka mereka memanggil saya pemain Belgia keturunan Kongo,” kata Lukaku, dikutip dari Sportskeeda.

4. Edgar Davids

Edgar Davids

Sebelum Piala Eropa 1996, Timnas Belanda dilanda isu dan konflik rasial antara kulit hitam dan kulit putih. Konflik itu pun pecah pada saat Belanda melawan Skotlandia.

Pada saat itu, kubu kulit putih meminta kepada pelatih Timnas Belanda, Guus Hidink untuk memainkan Dennis Bergkamp, namun kubu hitam justru menyarankan untuk menurunkan Patrick Kluivert.

Menariknya, Hidink justru memainkan seluruh kulit putih di laga tersebut dan Belanda justru takluk. Edgar Davids pun emosi sampai memberikan kritikan pedas kepada Hidink yang berujung Davids justru ditendang dari Timnas Belanda di Piala Eropa 1996.

3. Karim Benzema

Karim Benzema

Benzema pernah menjadi korban rasisme oleh fans Prancis sendiri. Kala itu Benzema membuat kesal fans Timnas Prancis lantaran ia tersandung masalah dengan rekan setimnya Valbuena.

Benzema pun sangat kesal karena justru ia diserang dengan menggunakan rasisme. Ia sampai mengatakan bahwa ketika bermain baik, maka orang Prancis anggap menganggapnya warga Prancis, namun ketika bermain buruk maka disebut pemain asal Arab.

2. Sardar Azmoun

Sardar Azmoun

Pemain Timans Iran, Sardar Azmoun, memutuskan gantung sepatu usai tak lolos dari fase grup Piala Dunia 2018. Keputusan Azmoun lantas menuai banyak tanda tanya, sebab ia pensiun ketika masih berusia 23 tahun.

Diketahui Azmoun memutuskan pensiun karena kondisi kesehatan sang ibu yang semakin parah. Diketahui kondisi ibunya drop karena tahu bahwa anaknya mendapatkan hinaan dari para fans.

“Bermain di Timnas (Iran) merupakan sebuah kehormatan bagi saya dan saya akan selalu bangga diri saya atas pencapaian ini hingga akhir hayat. Sayangnya saya sampai pada keputusan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada timnas,” ujar Azmoun di media sosiap pribadinya.

1. Mesut Ozil

Mesuit Ozil

Timnas Jerman tampil buruk di Piala Dunia 2018 hingga tak bisa lolos dari fase grup. Mesut Ozil pun dikambinghitamkan oleh para fans dan para petinggi sepakbola Jerman.

Ozil tak dianggap orang Jerman karena penampilan buruk Der Panzer. Ozil pun mengaku kesal karena setiap kali Timnas Jerman bermain buruk, maka dirinya selalu dipanggil pesepakbola imigran.

Alhasil, Ozil pun memilih pensiun dari Timnas Jerman usai Piala Dunia 2018 karena perlakuan rasis yang ia rasakan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini