AJAX Amsterdam gagal menuai kemenangan di kandang sendiri. Mereka takluk dari Benfica 0-1 di leg II 16 besar Liga Champions 2021-2022, Rabu (16/3/2022) dini hari WIB. Dengan kekalahan itu Ajax dipastikan tersingkir dari Liga Champions musim ini, usai kalah agregat 2-3 dari Benfica.
Kendati demikian, pelatih Ajax, Erik Ten Hag, tidak kecewa sedikitupun. Ia justru memuji pasukannya yang dinilai pantang menyerah sepanjang laga.

“Permainan kami sangat bagus. Kami sangat bagus dalam menguasai bola. Saya memberikan pujian besar kepada para pemain saya,” ungkap Erik ten Hag dilansir dari BBC, Rabu (16/3/2022).
Sebagaimana diketahui, Benfica mampu mencuri kemenangan di babak kedua kontra Ajax. Penyerang muda mereka, Darwin Nunez sukses mencetak gol semata wayang ke gawang tuan rumah, untuk memastikan tiket perempatfinal untuk timnya.
Terciptanya gol tersebut membuat pasukan Ajax dinilai kurang kreatif dalam membangun serangan. Erik Ten Hag pun cukup menyayangkan, satu kesalahan di babak kedua membuat timnya gagal menembus partai perempatfinal Liga Champions musim ini.
"Mungkin hanya kreativitasnya yang kurang. Jadi, sangat disayangkan bahwa satu momen perhatian berarti Anda tersingkir," sambungnya.
Erik Ten Hag mengakui, ia terlalu lambat melakukan pergantian pemain di babak kedua. Pelatih berpaspor Belanda itu masih bergantung kepada dua pemainnya, Antony dan Steven Berghuis untuk memberikan kejutan. Sayangnya, hal tersebut urung terjadi, hingga Ajax harus menelan pil pahit.

"Saya masih mengharapkan momen ajaib, dari Berghuis atau Antony. Kami mendominasi pertandingan, jadi tidak ada alasan untuk mengubah keadaan, tapi itu tidak kunjung terjadi,” pungkasnya.
(Hakiki Tertiari )