Share

5 Pesepakbola Top Dunia Ini Disebut Tak Pantas Menangkan Ballon dOr, Nomor 1 Pemegang Gelar Terbanyak

Djanti Virantika, Jurnalis · Minggu 06 Maret 2022 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 05 51 2556957 5-pesepakbola-top-dunia-ini-disebut-tak-pantas-menangkan-ballon-dor-nomor-1-pemegang-gelar-terbanyak-6ldR12rgR4.jpg Trofi Ballon dOr. (Foto: Twitter/@francefootball)

5 pesepakbola top dunia ini disebut tak pantas menangkan Ballon dOr. Sejumlah alasan melatarbelakangi pandangan ini, utamanya karena performa para pesepakbola top dunia ini yang dinilai tak semoncer rivalnya.

Ya, perebutan trofi Ballon dOr setiap tahunnya memang selalu berlangsung seru dan sengit. Sebab, ada banyak pesepakbola yang tampil gacor di setiap musim sehingga dinilai pantas menyabet penghargaan individu bergengsi itu.

BACA JUGA: 5 Pesepakbola Bintang yang Ikut Perang untuk Bela Negara, Nomor 1 Peraih Trofi Ballon dOr

Nama-nama seperti Lionel Messi hingga Cristiano Ronaldo selalu langganan masuk nominasi. Namun ternyata, meski sudah berhasil menyabet trofi, sejumlah pesepakbola dinilai tak pantas mendapatkannya. Siapa saja mereka? Berikut 5 pesepakbola top dunia yang disebut tak pantas menangkan Ballon dOr.

BACA JUGA: 5 Calon Kuat Peraih Trofi Ballon dOr 2022 per Februari, Nomor 1 Bintang PSG

5. Pavel Nedved

Pavel Nedved

Salah satu pesepakbola top dunia yang disebut tak pantas menangkan Ballon dOr ialah Pavel Nedved. Dia meraih trofi Ballon dOr pada 2003 usai mengantar Juventus juara Liga Italia. Nedved pun mengemas 14 gol dan 17 assist dari 46 penampilan bersama Juventus.

Namun, trofi Ballon dOr 2003 dinilai lebih pantas diberikan kepada penggawa Arsenal, Thierry Henry. Sebab, Henry mencetak 32 gol dan 28 assist dari 55 laga bersama Arsenal. Dia juga membawa Arsenal juara Piala FA 2002-2003 dan mengantarkan Timnaas Prancis juara Piala Konfederasi 2003.

4. Luka Modric

Luka Modric

Di urutan keempat, ada nama Luka Modric. Gelandang Real Madrid ini berhasil meraih trofi Ballon dOr pada 2018 usai mengantar Real Madrid meraih trofi Liga Champions untuk ketiga kalinya secara beruntun dan mengantar Timnas Kroasia menjadi runner-up Piala Dunia.

Pencapaian manis Luka Modric di musim 2017-2018 membawanya mengalahkan sederet nama top di dunia sepakbola, termasuk Cristiano Ronaldo yang menjadi rekan setimnya di Real Madrid kala itu. Namun, kesuksesan Luka Modric meraih trofi Ballon dOr 2018 menuai pro kontra karena sejumlah pihak menilai dirinya tak pantas mendapatkannya.

Meski membawa tim dan klubnya mendulang hasil manis, Luka Modric hanya mengemas dua gol dan sembilan assist bersama Real Madrid di musim 2017-2018. Catatannya masih kalah dari pesepakbola lain yang masuk kandidat peraih Ballon dOr, seperti Cristiano Ronaldo yang mencatatkan 44 gol dan 8 assist.

3. Michael Owen

Michael Owen

Lalu, ada nama Michael Owen. Dia meraih trofi Ballon dOr pada 2001 usai membawa Liverpool meraih treble winner di Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Liga Eropa.

Namun, Michael Owen juga dinilai kurang layak meraih trofi ini karena catatan golnya yang masih kurang fantastis. Dia mengemas 24 gol dari 46 pertandingan bersama Liverpool di musim 2000-2001. Namun, ada penggawa Real Madrid, Raul Gonzalez, yang mengemas lebih banyak gol, yakni 33 gol dari 50 penampilan pada 2000-2001. Apalagi, Raul Gonzalez membawa Madrid juara Liga Spanyol.

2. Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo

Di urutan kedua, ada nama Cristiano Ronaldo. Dia sudah sukses lima trofi Ballon dOr. Namun, trofi pada 2013 dinilai tak layak diraih pemain yang dijuluki CR7 itu.

Pasalnya, Cristiano Ronaldo gagal membawa satu pun trofi bersama Real Madrid di sepanjang musim 2012-2013. Nilai plusnya hanya lewat catatan gol, dengan mengemas 55 gol dari 55 pertandingan bersama Real Madrid.

Publik menilai penggawa Bayern Munich, Franck Ribery, kala itu lebih pantas mendapat trofi tersebut. Sebab, dia membawa Bayern meraih treble winner.

1. Lionel Messi

Lionel Messi

Terakhir, ada Lionel Messi. Dia menjadi peraih terbanyak trofi Ballon dOr, yakni 7 piala. Trofi itu diraih pada 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, dan 2021.

Namun, untuk beberapa tahun, Messi dinilai tak pantas untuk mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut. Tepatnya, dia tak dinilai tak pantas juara pada 2010, 2012, dan 2021.

Pada 2010, pencapaian Messi dinilai masih kalah dibandingkan penggawa Inter Milan, Wesley Sneijder. Sebab, Sneijder sukses membawa Inter Milan meraih treble winner pada 2009-2010 dari ajang Liga Champions, Liga Italia, dan Coppa Italia. Sneijder juga membawa Timnas Belanda lolos ke final Piala Dunia 2010.

Kemudian, pada 2012, Messi juga dinilai kurang layak memenangi trofi Ballon dOr karena tak bisa meraih satu pun trofi bergengsi bersama Barcelona. Dia memenangi penghargaan itu hanya karena mencetak banyak gol.

Terakhir, pada 2021, Messi juga dinilai masih kurang layak memenangi trofi Ballon dOr jika dibandingkan dengan Robert Lewandowski. Sebab, Lewandowski memang bersinar bersama Bayern Munich.

Lewandowski diketahui sukses mencetak 41 gol dalam 29 penampilan di Liga Jerman bersama Bayern pada musim itu. Dia bahkan memecahkan rekor 49 tahun yang sebelumnya dipegang oleh Gerd Muller. Dia juga membawa Bayern juara Bundesliga, Piala Dunia Antarklub, dan Piala Super DFL.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini