Share

Rusia Serang Ukraina, Andriy Shevchenko: Sepakbola Tak Lagi Berarti bagi Saya

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 04 Maret 2022 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 04 51 2556312 rusia-serang-ukraina-andriy-shevchenko-sepakbola-tak-lagi-berarti-bagi-saya-vbduInOQff.jpg Andriy Shevchenko meminta perang di Ukraina dihentikan. (Foto: Instagram/@andriyshevchenko)

PESEPAKBOLA legenda Ukraina, Andriy Shevchenko, tak lagi menganggap sepakbola berarti dalam kehidupannya. Pernyataan itu muncul setelah Ukraina mendapatkan invasi militer dari Rusia sejak Kamis, 24 Februari 2022.

Andriy Shevchenko dikenal sebagai salah satu pesepakbola terbaik di zamannya. Terbukti, Andriy Shevchenko pernah memenangkan trofi Ballon dOr 2004 setelah membawa AC Milan juara Liga Italia 2003-2004.

Andriy Shevchenko

Sukses sebagai pemain, Andriy Shevchenko melanjutkan karier sebagai pelatih. Setelah lima tahun (2016-2021) menjadi pelatih Timnas Ukraina, Andriy Shevchenko membesut Genoa dalam 11 pertandingan, sebelum akhirnya dipecat.

Meski tahu sepakbola yang membesarkan namanya, Andriy Shevchenko tak mau memikirkan dunia si kulit bulat saat ini. Sekarang, dalam pikirannya adalah mencari cara supaya invasi militer Rusia ke Ukraina segera berakhir.

“Sepakbola tak lagi berarti bagi saya. Ini bukan waktunya untuk itu (memikirkan sepakbola),” kata Andriy Shevchenko kepada Sky Sports, Okezone mengutip dari AS, Jumat (4/3/2022).

“Saya tidak menonton apa pun, olahraga apa pun. Ketika saya bangun tidur, saya berpikir bagaimana saya dapat membantu negara saya,” tegas pria 45 tahun tersebut.

Beberapa hari yang lalu sebelum laga AC Milan vs Inter Milan di leg I semifinal Coppa Italia 2021-2022 digelar, Andriy Shevchenko muncul di layar besar yang ada di Stadion San Siro. Ia meminta dukungan masyarakat Italia supaya perang segera berakhir.

Andriy Shevchenko

“Teman-teman di Italia yang terkasih, saya meminta Anda dari San Siro untuk memberikan dukungan kepada perdamaian di Ukraina,” kata Andriy Shevchenko dalam pesan yang disampaikan, mengutip dari Football Italia.

“Rakyat Ukraina menginginkan perdamaian. Sebab, perdamaian tidak memiliki batas. Apa yang menyatukan kita harus lebih kuat dari apa yang memisahkan kita. Mari kita hentikan perang ini berrsama-sama. Saya memeluk kalian semua,” tegas Andriy Shevchenko.

Buntut dari invasi militer di atas, Rusia dikucilkan dari olahraga dunia. Ambil contoh Timnas Rusia dan klub-klub Rusia dilarang tampil di seluruh kompetisi maupun turnamen garapan FIFA dan UEFA selama perang masih berlangsung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini