Share

Terjadi Pengeroyokan Terhadap Wasit di Laga Liga 3 di Malang, Ternyata Ini Penyebabnya

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 10 Februari 2022 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 10 49 2545293 terjadi-pengeroyokan-terhadap-wasit-di-laga-liga-3-di-malang-ternyata-ini-penyebabnya-as6AkVCoQh.jpg NZR Sumbersari. (Foto: Instagram/nzrsumbersari)

MALANG - Laga NZR Sumbersari melawan Farmel FC di pertandingan lanjutan Liga 3 2021-2022 Jawa Timur diwarnai aksi ricuh. Laga yang berlangsung di Stadion Gajayana, Malang pada Rabut 9 Februari 2022 itu pun pada akhirnya berakhir sama kuat 1-1.

Terlihat dari video yang beredar viral dari akun Instagram @informasi_malangraya, pertandingan berakhir ricuh. Tampak pada video berdurasi 30 detik beberapa pemain mengejar wasit yang memimpin pertandingan.

CEO NZR Sumbersari, Wibi Andreas mengungkapkan bahwa kericuhan pasca pertandingan ini di luar kendali para pemain dan pelatihnya. Pasalnya sepanjang pertandingan banyak keputusan wasit yang dinilai sangat merugikan timnya, sehingga hal ini memicu amarah dari tim.

Aksi Pengeroyokan wasit di Liga 3

"Kejadian tersebut dipicu atas kinerja wasit yang tidak fair di lapangan. Sempat ada beberapa kejadian yang merugikan tim tapi wasit tidak tegas. Pemain sempat melakukan protes tapi tidak ada tanggapan," kata Wibi Andreas, melalui siaran pers yang diterima MNC Portal, pada Kamis siang (10/2/2022).

Menurut Wibi, keputusan wasit yang kontroversial juga muncul saat pemain melakukan pelanggaran keras dan handsball atau pemain menyentuh bola dengan tangan, yang tidak ditindak tegas oleh wasit. Bahkan sesaat setelah unggul  -0, tim NZR Sumbersari justru mendapat hukuman penalti.

"Emosi memuncak saat wasit cadangan hanya memberikan tambahan waktu 5 menit. Peluit babak kedua ditiup, saat posisi tim sedang melakukan tendangan crossing ke gawang lawan. Atas kejadian itu pemain bergerak di luar kendali untuk mengejar wasit. Kami bukan membela tapi ini fakta," paparnya.

Pihak NZR Sumbersari meminta maaf atas ulah yang dilakukan pemain, pelatih, dan official timnya, namun ia juga menegaskan akan membawa bukti rekaman video sebagai bagian dari pembuktian kejadian - kejadian aneh di lapangan, yang dialami timnya.

"Kami dari tim NZR Sumbersari memohon maaf atas kejadian yang terjadi kemarin di Stadion Gajayana. Ada rekaman video yang kami siapkan atas kepemimpinan wasit. Sehingga kami berharap hal ini bisa menjadi pembanding, agar berita yang beredar bisa berimbang. Kami tetap akan bermain dengan jiwa kesatria," jelasnya.

"Tapi jangan berharap sepakbola Indonesia maju jika kualitas Liga masih seperti ini. Kasihan pemain dan tim yang benar-benar ingin memajukan sepakbola Indonesia. Terima kasih, semoga bisa menjadi pembelajaran bersama," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini