Share

Shin Tae-yong Sebut Liga Korea Selatan Jadi Penyebab Kegagalan di Piala Dunia 2018, Bagaimana Nasib Liga 1?

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 21 Januari 2022 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 51 2535796 shin-tae-yong-sebut-liga-korea-selatan-jadi-penyebab-kegagalan-di-piala-dunia-2018-bagaimana-nasib-liga-1-ebQqbddGn8.jpg Shin Tae-yong sewaktu masih memimpin Korea Selatan (Foto: Reuters)

SHIN Tae-yong menyebut Liga Korea Selatan menjadi penyebab kegagalan skuad Taeguk Warriors –julukan Timnas Korea Selatan– di Piala Dunia 2018. Kala itu, ia menyarankan Federasi Sepakbola Korea Selatan (KFA) untuk meningkatkan kualitas kompetisi jika ingin bersaing di level dunia.

“Kami memiliki masalah sistemik. Kami harus berpikir bagaimana dapat meningkatkan kompetisi domestik dan bekerja dengan pemain muda,” kata Shin Tae-yong setelah Korea Selatan kalah di dua laga awal Grup F Piala Dunia 2018, mengutip dari DT Next.

Shin Tae-yong (Foto: PSSI)

Di Piala Dunia 2018, Timnas Korea Selatan tergabung di Grup F bersama Meksiko, Swedia dan juara bertahan Jerman. Saat itu, KFA menargetkan Shin Tae-yong membawa Korea Selatan minimal lolos ke 16 besar Piala Dunia 2018.

Sayangnya, Taeguk Warriors sudah dinyatakan gagal lolos setelah melewati dua pertandingan grup. Saat itu, Korea Selatan tumbang 0-1 dari Swedia dan dikalahkan Meksiko 1-2.

Benar, di laga terakhir fase grup, Korea Selatan menang 2-0 atas Jerman. Namun, hasil itu belum cukup meloloskan Timnas Korea Selatan ke 16 besar Piala Dunia 2018.

BACA JUGA: Profil Kim Pan-gon, Pelatih Timnas Malaysia yang Sekaligus Mantan Bos Shin Tae-yong

Setelah menghadapi Jerman pada 27 Juni 2018, skuad Korea Selatan tiba di Bandara Incheon, Korea Selatan pada 29 Juni 2018. Setibanya di bandara, Shin Tae-yong bersama pasukannya langsung bersiap foto bareng di tempat yang sediakan.

Namun, baru ingin berfoto bersama, ada beberapa fans yang melemparkan bantal ke arah mereka. Tak hanya bantal, ada juga suporter yang melempar telur! Petugas keamanan pun langsung menetralisir area untuk mengamamankan pelaku pelemparan tersebut.

Beberapa hari setelahnya Shin Tae-yong memutuskan meninggalkan posisi pelatih Timnas Korea Selatan. Singkat kata, setelah 1,5 tahun menganggur, Shin Tae-yong mengambil jabatan pelatih Timnas Indonesia.

Lantas, pernahkan Shin Tae-yong mengkritik Liga 1? Kelar Piala AFF 2020, ia menyebut kompetisi menjadi penyebab Timnas Indonesia tak kunjung juara Piala AFF.

Shin Tae-yong (Foto: PSSI)

“Thailand jelas kuat, liga mereka menempati urutan nomor satu di Asia Tenggara. Tidak mudah meningkatkan level Timnas Indonesia jika liga domestiknya tidak mendukung,” kata Shin Tae-yong mengutip dari Yonhap awal bulan ini.

“Performa liga dan tempo permainan harus dipercepat,” lanjut pelatih yang membawa Seongnam Ilhwa Chuma juara Liga Champions Asia 2010 tersebut.

Sekarang, harapannya PSSI mendukung penuh kebutuhan Shin Tae-yong. Sebab, pelatih asal Korea Selatan ini sedang berjuang membangun prestasi sepakbola Tanah Air.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini