Timnas Indonesia U-23 Kalah dari Timnas Australia U-23, Bagus Kahfi Introspeksi Diri

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Sabtu 30 Oktober 2021 10:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 30 51 2494101 timnas-indonesia-u-23-kalah-dari-timnas-australia-u-23-bagus-kahfi-introspeksi-diri-B4uq2lVYcE.jpg Bagus Kahfi beraksi dalam laga Timnas Indonesia U-23 vs Timnas Australia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. (Foto/PSSI)

DUSHANBE – Tim Nasional Indonesia U-23 menelan kekalahan dari Timnas Australia U23 pada pertandingan kedua Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Selepas pertandingan, penyerang Garuda Muda, Bagus Kahfi mengintrospeksi diri dan mengakui masih banyak kekurangan.

Timnas Indonesia U-23 menghadapi Timnas Australia U-23 pada leg kedua Grup G Kualifikasi Piala Asia 2022 di Stadion Republican Central, Tajikistan, Jumat (30/10/2021). Pasukan Shin Tae-yong kalah tipis lewat gol tunggal Patrick Wood.

Foto/AFC

Pada pertemuan sebelumnya, Garuda Nusantara juga mendapakan kekalahan dengan skor 3-2. Hasil itu membuat Timnas Indonesia U-23 kalah agregat 4-2 dan gagal lolos ke Piala Asia 2023 yang akan diadakan di Uzbekistan.

Baca juga:Β Timnas Australia Tundukkan Timnas Indonesia U-23, Pelatih Olyroos Senang Pemainnya Dominasi Laga

Pada laga tersebut, Bagus bermain pada babak kedua. Dia mendapatkan satu peluang untuk bisa merobek gawang Australia setelah mendapatkan umpan tarik Witan Sulaeman. Namun, kiper lawan tampil apik dan mementahkan peluangnya.

Baca juga:Β Pemain Timnas Indonesia U-23 Menangis hingga Pukul Lapangan Usai Dikalahkan Timnas Australia U-23

Usai mendapatkan peluang tersebut, Bagus tidak berkontribusi banyak. Dia bermain cukup buruk dan digantikan oleh Ronaldo Joybera Kwateh pada menit 84. Saat diganti, dia pun terlihat tidak puas dengan keputusan pelatihnya, Shin Tae-yong.

Akan tetapi, usai laga yang berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Australia itu, Bagus menyadari permainannya memang banyak kekurangan. Saudara Bagas Kahfi itu mengatakan bahwa dia masih beradaptasi dengan peran baru yang diberikan oleh sang pelatih sebagai striker tandem dimana sebelumnya dia lebih sering bermain sebagai penyerang tunggal.

Foto/PSSI

β€œ(Saya) sangat menyadari mungkin sangat banyak kesalahan dan kekurangan. Ya itu bagian dari belajar diposisi yang baru dan harus cepat beradaptasi sama apa yang pelatih mau,” cuit Bagus dalam akun Twitter-nya, @callmekribo, Jumat (29/10/2021).

β€œLepas dari itu harus banyak introspeksi kedepan dan semoga bisa kembali lebih baik lagi. Terima kasih semuanya,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini