5 Pemain yang Ngomel Setelah Kalah di Perburuan Trofi Ballon dOr, Nomor 1 Mengejutkan

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 14 September 2021 09:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 51 2470925 5-pemain-yang-ngomel-setelah-kalah-di-perburuan-trofi-ballon-dor-nomor-1-mengejutkan-GKRrN4Xi6H.jpg Sejumlah pemain ngomel setelah kalah di perburuan trofi Ballon dOr. (Foto: AS)

SEJUMLAH pemain ngomel setelah kalah di perburuan trofi Ballon dOr. Pemain-pemain ini marah karena mereka merasa lebih layak memenangkan trofi Ballon dOr di musim tersebut ketimbang pemain lain.

Bahkan saking kecewanya, salah satu pemain sampai tak percaya lagi penganugerahan trofi Ballon dOr. Lantas, siapa saja pemain yang dimaksud?

Berikut 5 pemain yang ngomel setelah kalah di perburuan trofi Ballon dOr:

5. Thierry Henry (2001)

Thierry Henry

Thierry Henry kesal ketika tahu trofi Ballon dOr 2001 dimenangkan penyerang Liverpool, Michael Owen. Hal itu disampaikan rekan Henry di Timnas Prancis, Emmanuel Petit.

“Saya ingat ketika (Prancis) menghadapi Cile di Santiago. Saat berada di ruang ganti, Thierry Henry mendengar kabar bahwa Michael Owen memenangkan Ballon dOr 2001. Saat itu Henry sangat kecewa,” kata Petit mengutip dari Goal International.

BACA JUGA: 5 Pesepakbola Bintang yang Dinilai Tak Layak Menangi Trofi Ballon dOr, Nomor 1 dan 2 Bikin Heboh

Namun, dari segi apa pun Michael Owen memang dominan atas Henry .Michael Owen membawa Liverpool memenangkan treble winner mini (Piala FA, Piala Piala Liga Inggris dan Liga Eropa) pada 2000-2001.

Selain itu, Michael Owen mengemas 24 gol dari 46 pertandingan bersama Liverpool di musim 2000-2001. Bagaimana dengan Henry? Ia hanya mengemas 22 gol dari 53 pertandingan, plus gagal membawa Arsenal meraih satu pun trofi pada 2000-2001.

4. Wesley Sneijder (2010)

Wesley Sneijder

Wesley Sneijder kalah dari Lionel Messi dalam perburuan trofi Ballon dOr 2010. Kondisi itu sangat mengejutkan karena Sneijder membawa Inter Milan merebut treble winner pada 2009-2010, plus mengantarkan sang negara, Belanda, lolos ke final Piala Dunia 2010.

Sementara Lionel Messi hanya membawa Barcelona juara Liga Spanyol 2009-2010. Karena itu, Sneijder memberi sindiran ia mungkin bisa meraih trofi Ballon dOr jika mendedikasikan diri sepenuhnya menjadi pesepakbola seperti Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo.

“Jika hidup saya 100 persen untuk sepakbola, mungkin saya sudah bergabung dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi (dua pesepakbola hebat). Tapi, saya tidak mau dan tidak menyesalinya,” kata Sneijder.

3. Manuel Neuer (2013 dan 2014)

Manuel Neuer

Manuel Neuer tampil apik ketika membawa Bayern Munich merebut treble winner pada 2012-2013. Namun, di musim tersebut ia kalah saing dari Cristiano Ronaldo yang tak memenangkan satu pun trofi bersama Real Madrid.

Kemudian pada 2014, Neuer menjadi andalan Jerman juara Piala Dunia 2014. Namun, Neuer lagi-lagi kalah dari Cristiano Ronaldo yang hanya memenangkan trofi Liga Champions 2013-2014 bersama Real Madrid.

“Setelah pertandingan, hal yang ditonjolkan adalah siapa yang mencetak gol dan assist. Mereka cenderung tidak mengingat bahwa kiper mengambil risiko besar untuk mengatur permainan dari belakang,” kata Manuel Neuer.

2. Cristiano Ronaldo (2018)

Cristiano Ronaldo

Luka Modric menghentikan dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di perebutan trofi Ballon dOr yang berlangsung sejak 2008. Ia memenangkan trofi Ballon dOr 2018 setelah mengalahkan sang rekan setim, Cristiano Ronaldo.

Kemenangan Luka Modric sangat mengejutkan. Sebab, Luka Modric hanya mencetak dua gol dan sembilan assist bersama Real Madrid di musim 2017-2018. Di saat bersamaan, Cristiano Ronaldo mengemas 44 gol dan delapan assist dari 44 pertandingan bersama Real Madrid di musim 2017-2018.

“Jelas saya kecewa. Di lapangan, saya memenangkan segalanya untuk meraih trofi Ballon dOr, dan angka tidak berbohong,” kata Cristiano Ronaldo mengomentari kekalahanya dari Luka Modric.

1. Franck Ribery (2013)

Franck Ribery

Ketimbang nama lain, Franck Ribery yang paling ekstrem. Ia terang-terangan tak lagi memercayai penganugerahan Ballon dOr setelah kalah di perebutan edisi 2013.

“Saya memenangkan segalanya bersama tim dan individu, sedangkan Cristiano Ronaldo tidak memenangkan apa pun. Saya merasa layak memenangkan penghargaan ini (Ballon dOr). Ini semua politik. Ballon dOr tidak menarik minat saya lagi,” kata Ribery.

Di musim 2012-2013, Ribery tampil dominan. Ia menjadi otak keberhasilan Bayern Munich meraih treble winner. Namun, Ribery kalah dari Cristiano Ronaldo yang sama sekali tak memenangkan trofi pada 2012-2013.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini