Share

5 Pertukaran Pemain Sepakbola Terburuk, Nomor 1 Bertengkar dengan Pelatih

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 08 September 2021 20:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 51 2468319 5-pertukaran-pemain-sepakbola-terburuk-nomor-1-bertengkar-dengan-pelatih-7E35YpWSEK.jpg Zlatan Ibrahimovic sering bertengkar dengan Pep Guardiola saat membela Barcelona. (Foto/Barcelona)

PERTUKARAN pemain sepakbola biasa terjadi pada bursa transfer musim panas untuk meningkatkan performa tim. Meski saling bertukar pemain, kepindahan para pesepakbola tetap saja melibatkan uang dalam prosesnya.

Sejumlah pemain dengan label bintang pernah merasakan menjadi pertukaran pemain saat bursa transfer. Di antara mereka ada yang berhasil bersinar, namun ada juga yang meredup. Dalam daftar berikut ini ada lima pertukaran pesepakbola terburuk yang pernah terjadi.

5. Francesco Coco (AC Milan ke Inter Milan) - Clarence Seedorf (Inter Milan ke AC Milan)

Siapa Francesco Coco? Sedangkan Seedorf, merupakan pemain yang membantu Real Madrid merebut dua gelar juara Liga Champions pada 1997-1998 dan 1999-2000. Pemain asal Belanda ini kemudian pindah ke Inter Milan.

Foto/FIFA

Baru dua musim, Seedorf ditukar dengan Francesco Coco, yang diprediksi akan menggantikan peran Paolo Maldini.

Baca juga: 5 Pesepakbola Bintang yang Bikin Rusuh Setelah Pindah Klub, Nomor 1 Hina Lionel Messi

Namun, kehebatan Francesco Coco hanyalah sebuag prediksi. Ia tenggelam dari pemberitaan karena performanya menurun. Sebaliknya, Seedorf menjadi pemain kunci saat AC Milan menjuarai Liga Champions 2002-2003 dan 2006-2007. Ia juga membantu klubnya juara Liga Italia musim 2003-2004 dan 2010-2011.

Baca juga: 5 Agen Pemain Sepakbola Terbaik saat Ini, Nomor 1 Mewakili Cristiano Ronaldo

4. Ashley Cole (Arsenal ke Chelsea) - Wiliam Gallas (Chelsea ke Arsenal)

Pertukaran kedua pemain ini terjadi pada 2006. Kesepakatan kedua klub ketika itu dianggap wajar. Pasalnya, William Gallas sangat ingin meninggalkan Chelsea, bahkan ia mengancam akan menccetak gol bunuh diri agar bisa pindah.

Foto/Arsenal

Di sisi London lainnya, Ashley Cole sedang kesal dengan Arsenal. Ia merajuk karena tidak mendapatkan gaji yang besar meski performanya apik.

Chelsea dan Arsenal, dua klub yang berasal London akhirnya mencapai kesepakatan. Ternyata hanya Chelsea yang mendapatkan keuntungan dari pertukaran tersebut.

Ashley Cole membantu klub barunya meraih puncak tertinggi. Dia memenangkan Liga Inggris, Liga Champions dan Liga Eropa dan memenangkan empat gelar Piala FA bersama Chelsea.

Sementara karier Gallas menukik tajam. Pemain asal Prancis itu kerap bermasalah dengan rekan setimnya. Yang paling terkenal saat ia dan bertengkar dengan seniornya, Kolo Toure. Bahkan insiden itu membuat Toure pindah ke Manchester City.

3. Alexis Sanchez (Arsenal ke Manchester United) - Henrikh Mkhitaryan (Manchester United ke Arsenal)

Pada Januari 2019, Manchester United menukar Sanchez dengan Henrikh Mkhitaryan. Publik Old Trafford berharap performa apik pemain Tim Nasional (Timnas) Cile tersebut akan cemerlang bersama skuad Setan Merah. Namun, permainan Sanchez malah membuat fans Man United kecewa.

Foto/Sportskeeda

Tampil sebanyak 45 kali, mantan pemain Barcelona itu hanya menorehkan 5 gol. Performanya yang buruk, membuat manajemen Man United meminjamkan Sanchez ke Inter Milan. Bagaimana dengan Mkhitaryan? Ia juga gagal bersama Arsenal dan kini tengah dipinjamkan ke AS Roma hingga akhir musim 2020-2021.

2. Fabio Cannavaro (Inter Milan ke Juventus) - Fabian Carini (Juventus ke Inter Milan)

Apa yang dipikirkan Inter Milan dengan menukar Cannavaro dengan kiper cadangan? Meskipun Cannavaro sedang mengalami cedera, ia masih menjadi bek andalan. Usai ditukar pada 2004, Cannavaro memenangkan dua gelar Liga Italia A bersama Juventus. Namun, gelar tersebut dicabut karena kasus pengaturan skor.

Foto/Real Madrid

Sementara bagi Juventus, tak masalah menukar Carini. Dia tidak pernah bermain selama 4 tahun di Juventus. Bahkan pada saat pindah ke Inter, Carini hanya tampil empat pertandingan dalam tiga tahun. Ia kemudia dikirim ke klub kecil Spanyol, Real Murcia.

1. Zlatan Ibrahimovic (Inter Milan ke Barcelona) - Samuel Eto'o (Barcelona ke Inter Milan)

Samuel Eto'o sebelum 2009 adalah bagian penting dari skuad Barcelona yang baru saja mendominasi Eropa dan Spanyol. Ia membantu klubnya meraih gelar Liga Champions, Copa del Rey, La Liga Spanyol, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Klub.

Foto/Reuters

Namun, Barcelona setuju menukar pemain asal Kamerun itu dengan Zlatan Ibrahimovic yang bermain untuk Inter Milan. Performa Eto’o di Inter tetap memukau. Ia memainkan peran penting saat klubnya meraih treble winner pada 2010. Mereka merebut mahkota Liga Chmapion, Liga Italia dan Coppa Italia.

Sementara Ibrahimovic terpuruk di Barcelona. Ia dilaporkan sering bertengkar dengan pelatih Barca saat itu, Pep Guardiola. Ujungnya, pemain Timnas Swedia itu hengkang dari Cam Nou ke AC Milan pada 2011.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini