Share

5 Pesepakbola Bintang yang Telat Bersinar, Nomor 1 Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 07 September 2021 05:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 51 2467195 5-pesepakbola-bintang-yang-telat-bersinar-nomor-1-top-skor-sepanjang-masa-piala-dunia-NqZBaGLYW6.jpg Jamie Vardy, pesepakbola bintang yang telat bersinar. (Foto: REUTERS/Chris Radburn)

SEJUMLAH pesepakbola bintang telat bersinar. Nama-nama yang akan dibahas di bawah ini baru menemukan permainan terbaiknya dan otomatis namanya meningkat di usia yang sudah tak muda lagi, yakni di usia 20-an akhir.

Meski telat bersinar, bukan berarti mereka tak tampil konsisten. Gelar demi gelar pun berhasil mereka raih. Lantas siapa saja pesepakbola bintang yang dimaksud?

Berikut 5 pesepakbola bintang yang telat bersinar:

5. Luca Toni (27 Tahun)

Luca Toni

(Luca Toni (kanan) saat bela Fiorentina)

Luca Toni merupakan penyerang andalan Italia saat menjuarai Piala Dunia 2006. Namun, baru pada 2005 lah atau di usia 27 tahun, nama Luca Toni baru terdengar. Membela Fiorentina, Luca Toni keluar sebagai top skor Liga Italia 2005-2006 dengan koleksi 31 gol.

Kemudian pada musim panas 2007, Luca Toni hengkang ke Bayern Munich. Bersama Bayern Munich, Luca Toni merumput selama tiga musim dengan membawa Bayern Munich juara Liga Jerman 2007-2008. Di musim yang sama, Luca Toni juga keluar sebagai top skor Liga Jerman,

4. Antonio Di Natale (32 Tahun)

Antonio Di Natale

Sama seperti Luca Toni, Antonio Di Natale juga berasal dari Italia. Di Natale baru merasakan atmosfer Liga Italia di usia 25 tahun bersama Empoli pada 2002. Namun, kualitas atau ketajaman Di Natale baru benar-benar terlihat bersama Udinese pada Liga Italia 2009-2010, atau ketika usianya sudah menginjak 32 tahun.

Di musim tersebut, Di Natale keluar sebagai top skor dengan raihan 29 gol. Semusim berselang, Di Natale lagi-lagi menjadi yang tertajam dengan koleksi 28 gol. Karena kecintaannya kepada Udinese, Di Natale menolak pindah ke klub dan pensiun di sana pada 2016.

3. Ian Wright (28 Tahun)

Ian Wright

Ian Wright baru berkesempatan membela Arsenal pada 1991 atau di usia 28 tahun. Selama tujuh (1991-1998) membela Arsenal, Ian Wright menjadi mesin gol Arsenal dengan koleksi 153 bola dari 255 pertandingan.

Sebelumnya, Ian Wright sempat lama membela tim amatir Inggris, Greenwich Borough. Namun, peruntungannya berubah setelah mendapat kesempatan trial bersama Crystal Palace dan akhirnya diterima pada 1985 atau ketika berusia 22 tahun. Sempat kesulitan di musim-musim awal, Wright menunjukkan ketajamannya pada musim ketiga berseragam The Eagles –julukan Palace, hingga akhirnya dibeli Arsenal pada 1991.

2. Jamie Vardy (28 Tahun)

Jamie Vardy

Karier sepakbola Jamie Vardy awalnya banyak dihabiskan di level amatir. Baru pada 2011-2012, Vardy membela tim profesional yakni Leicester City yang saat itu mentas di Divisi Championship (level II sepakbola Inggris).

Akan tetapi, Jamie Vardy tak langsung menunjukkan kelasnya. Jamie Vardy baru bersinar pada 2015-2016 atau ketika berusia 28 tahun. Saat itu Vardy mengantarkan Leicester menjadi kampiun Liga Inggris. Tak sampai di situ, penyerang yang dikenal memiliki lari kencang itu mengemas 24 gol dari 36 penampilan.

Sampai sekarang Jamie Vardy yang berusia 34 tahun, masih jadi juru gedor Leicester City. Dua musim lalu, Jamie Vardy finis sebagai runner-up top skor Liga Inggris 2019-2020 dengan 23 gol.

1. Miroslav Klose (24 Tahun)

Miroslav Klose

Miroslav Klose memulai karier sepakbola profesionalnya di usia 20 tahun dengan membela FC Homburg (bukan Hamburg SV), klub yang kini mentas di kasta keempat Liga Jerman. Pada musim panas 2000, ia hengkang ke FC Kaiserslautern. Performa brilian ditunjukkan Miroslav Klose di Liga Jerman 2001-2002. Dari 31 penampilan, Miroslav Klose mengemas 16 gol.

Performa bagus itu membuat Miroslav Klose dipanggil pelatih Timnas Jerman, Rudi Voller, untuk mentas di Piala Dunia 2002 yang berlangsung di Korea-Jepang. Tak disangka, Miroslav Klose menjadi penyerang andalan Jerman. Ia mencetak lima gol sepanjang turnamen. Uniknya, semua gol yang dicetak Klose berasal dari tandukan.

Bahkan saat itu di laga perdana Grup E Piala Dunia 2002, Miroslav Klose langsung mencetak hattrick sekaligus membantu Jerman menang 8-0 atas Arab Saudi. Bisa dibilang, nama Klose baru menanjak pada 2002 atau ketika berusia 24 tahun. Bahkan Klose saat ini tercatat sebagai top skor sepanjang masa Piala Dunia dengan raihan 16 gol.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini