SEJUMLAH pesepakbola bintang telat bersinar. Nama-nama yang akan dibahas di bawah ini baru menemukan permainan terbaiknya dan otomatis namanya meningkat di usia yang sudah tak muda lagi, yakni di usia 20-an akhir.
Meski telat bersinar, bukan berarti mereka tak tampil konsisten. Gelar demi gelar pun berhasil mereka raih. Lantas siapa saja pesepakbola bintang yang dimaksud?
Berikut 5 pesepakbola bintang yang telat bersinar:
5. Luca Toni (27 Tahun)

(Luca Toni (kanan) saat bela Fiorentina)
Luca Toni merupakan penyerang andalan Italia saat menjuarai Piala Dunia 2006. Namun, baru pada 2005 lah atau di usia 27 tahun, nama Luca Toni baru terdengar. Membela Fiorentina, Luca Toni keluar sebagai top skor Liga Italia 2005-2006 dengan koleksi 31 gol.
Kemudian pada musim panas 2007, Luca Toni hengkang ke Bayern Munich. Bersama Bayern Munich, Luca Toni merumput selama tiga musim dengan membawa Bayern Munich juara Liga Jerman 2007-2008. Di musim yang sama, Luca Toni juga keluar sebagai top skor Liga Jerman,
4. Antonio Di Natale (32 Tahun)

Sama seperti Luca Toni, Antonio Di Natale juga berasal dari Italia. Di Natale baru merasakan atmosfer Liga Italia di usia 25 tahun bersama Empoli pada 2002. Namun, kualitas atau ketajaman Di Natale baru benar-benar terlihat bersama Udinese pada Liga Italia 2009-2010, atau ketika usianya sudah menginjak 32 tahun.
Di musim tersebut, Di Natale keluar sebagai top skor dengan raihan 29 gol. Semusim berselang, Di Natale lagi-lagi menjadi yang tertajam dengan koleksi 28 gol. Karena kecintaannya kepada Udinese, Di Natale menolak pindah ke klub dan pensiun di sana pada 2016.