“Waktu itu saya sangat terikat dengan agama. Itu adalah keputusan yang sulit (menolak tawaran Manchester United), tetapi pada akhirnya keluarga setuju dengan pemikiran saya. Saat itu, banyak orang berpendapat saya akan menerima banyak uang jika bergabung bersama Manchester United,” kata Roa mengutip dari The Sun, Rabu (1/9/2021).
“Hari ini saya masih berpikir bahwa pada tingkat spritiual, itu adalah keputusan yang sangat baik. Namun, untuk karier sepakbola saya, keputusan yang saya ambil tidak baik karena saya meninggalkan sepakbola pada momen terbaik dalam karier saya,” lanjut Carlos Roa.
Setelah beristirahat selama semusim Carlos Roa Kembali merumput. Di musim 2000-2001, ia Kembali bermain bersama Real Mallorca, meski hanya empat pertandingan.

(Mark Bosnich gagal gantikan peran Peter Schmeichel secara maksimal)
Bagaimana dengan Manchester United? Pada musim 1999-2000 mereka tak benar-benar memiliki penjaga gawang kompeten. Mark Bosnich, Raimond van der Gouw dan Massimo Taibi yang bergantian mengawal gawang Manchester United bermain di bawah standar.
(Ramdani Bur)