Thierry Henry Kembali Jadi Asisten Pelatih Belgia di Piala Dunia 2022

Antara, Jurnalis · Selasa 31 Agustus 2021 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 51 2463769 thierry-henry-kembali-jadi-asisten-pelatih-belgia-di-piala-dunia-2022-KoLzSfpR5v.jpg Thierry Henry menjadi asisten pelatih Timnas Belgga hingga akhir Piala Dunia 2022. (Foto/Reuters)

PARIS - Thierry Henry kembali menjadi asisten pelatih Tim Nasional (Timnas) Belgia Roberto Martinez. Dia akan menjalani perannya hingga akhir Piala Dunia 2022.

Mantan bintang Arsenal berusia 44 tahun itu sebelumnya telah bekerja membantu Martinez sebanyak dua kali. Pertama pada 2016-2018 dan selama perhelatan Piala Eropa 2020 lalu.

Henry adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Arsenal dan juga pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk timnas Prancis. Sebelumnya dia menghabiskan tiga bulan yang kelam di Monaco antara Oktober 2018 hingga Januari 2019.

Foto/Sportskeeda

Dia pernah menjadi pelatih di salah satu klub Liga Kanada MLS, Montreal Impact, tetapi mengundurkan diri pada Maret dengan alasan keluarga dan pandemi Covid-19.

baca juga: Juara Piala Eropa 2020, Roberto Mancini Yakin Timnas Italia Makin Kuat di Piala Dunia 2022

Pada Piala Eropa 2020, Henry justru melihat Timnas Prancis sebagai favorit. Kata mantan penyerang Arsenal, Prancis menjadi kekuatan yang tak tertandingi setelah memanggil kembali Karim Benzema.

Baca juga: Kualifikasi Piala Dunia 2022, Timnas Argentina Panggil Lionel Messi Bakal Hadapi Brasil

“Prancis memenangkan Piala Dunia 2018 tanpa dia (Benzema) dan sekarang tim kembali memanggil salah satu penyerang terbaik di dunia,” kata Henry.

“Sekali lagi, Anda berbicara tentang memenangkan Piala Dunia dan Piala Eropa. Prancis punya Benzema, (Kylian) Mbappe, dan (Antoine) Griezmann,” tambahnya.

Foto/Reuters

Namun, Prancis tak mampu berbuat banyak di Piala Eropa 2020. Mereka tersingkir di babak 16 besar saat bersua Swiss. Les Blues tersingkir usai kalah adu penalti.

Seemantara Belgia mampu melaju hingga perempatfinal. Hanya saja langkah mereka terhenti oleh Italia, yang kemudian keluar sebagai juara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini