Jakarta International Stadium Hadir, Anies Baswedan Berharap Jadi Awal Meritokrasi Sepakbola Indonesia

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Selasa 17 Agustus 2021 16:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 17 51 2456873 jakarta-international-stadium-hadir-anies-baswedan-berharap-jadi-awal-meriktorasi-sepakbola-indonesia-iDa7sPj3Qi.jpg Anies Baswedan kala menghadapiri penandatanganan kerja sama PSSI dengan Jakpro untuk optimalisasi Jakarta International Stadium. (Foto: Humas Jakpro)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berharap pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) menjadi awal sistem meritokrasi sepakbola Indonesia. Dengan begitu, prestasi sepakbola Indonesia diharapkan bisa bertumbuh masa depan.

Hal ini disampaikan Anies Baswedan dalam penandatanganan MoU antara Persatuan Sepakbola Indonesia (PSSI) dengan PT Jakarta Propertindo (Perseroda) “Jakpro” untuk mengoptimalisasi Jakarta Internasional Stadium. Acara itu digelar di lapangan latihan Jakarta International Stadium, Selasa (17/8/2021).

PSSI teken kerja sama dengan Jakpro untuk optimalisasi JIS

Anies Baswedan beserta wakilnya, Ahmad Riza Patria, menghadiri acara tersebut. Dalam sambutannya, Anies merasa bangga dengan berdirinya stadion berkapasitas 82 ribu penonton ini. Ia pun menjadikan stadion berstandar internasional ini sebagai catatan sejarah yang dimiliki ibu kota dan Indonesia.

BACA JUGA: Mantap! Jakarta International Stadium Miliki Desain Pencahayaan Mirip Allianz Arena

Selain itu, Anies juga berterima kasih kepada PT Jakpro dan PSSI yang telah membangun kerja sama ini. Usaha kolaboratif tersebut dipandang sebagai awal dari terciptanya bibit-bibit unggul atlet Indonesia.

BACA JUGA: PSSI dan Jakpro Teken Kerja Sama Optimalisasi, Timnas Indonesia Bisa Berkandang di Jakarta International Stadium

“Ini adalah suatu sejarah bagi Jakarta, di belakang ini adalah sebuah stadion berstandar internasional, ini bisa menjadi tempat prestasi-prestasi nasional, ini harapan kita oleh karena itu kita harus berkolaborasi,” ujar Anies dalam acara penandatanganan MoU kerja sama PSSI dengan Jakpro, di Jakarta, Selasa (17/8/2021).

“Sayang bila ada kegiatan secara tidak kolaboratif, harapannya nanti akan muncul terobosan pembaruan di bidang lain lain. Termasuk pelatihan agar talent-talent terbaik kita bisa berkembang,” lanjutnya.

Kemudian, Anies berkata pembangunan JIS bukanlah satu-satunya yang diupayakan. Dia juga merencanakan membangun lapangan sepakbola di pelosok tanpa dikomersialkan.

Hal itu bertujuan untuk menggali potensi atlet yang benar-benar memiliki keahlian bermain sepakbola. Sampai akhirnya, para pemain sepakbola Indonesia dibina melalui sistem meritokrasi.

PSSI teken kerja sama dengan Jakpro untuk optimalisasi JIS

Sekadar informasi, sistem meritokrasi adalah sistem yang memberikan kepercayaan kepada seseorang untuk mengemban tugas benar-benar berdasarkan kemampuannya. Tidak memandang latar belakang keluarga, ekonomi, dan lain-lain.

“Kami juga membangun lapangan sepakbola di kampung-kampung dan tidak dikomersialkan. Kenapa? Negara-negara di luar sana pakai meritokrasi tulen. Karena kalau pembinaan dilihat hanya dari latar belakang keluarganya, atau latar belakang ekonominya, maka tidak akan ada kemajuan di olahraga kita,” kata Anies.

“Ke depan, peran pemerintah berperan untuk memfasilitasi iklim yang sehat sehingga mereka bisa tumbuh. Semoga kolaborasi ini akan membangun iklim yang sehat untuk bibit-bibit unggul atlet di Jakarta. Tantangan kita yaitu maintenance-nya baik,” tukas Anies.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini