Share

5 Nomor Punggung Legenda yang Dipensiunkan Klub, Nomor 1 Milik Dewa Sepakbola Brasil

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 10 Agustus 2021 21:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 10 51 2453869 5-nomor-punggung-legenda-yang-dipensiunkan-klub-nomor-1-milik-dewa-sepakbola-brasil-qLTVvfrf4B.jpg Pele salah satu pemain yang mendapatkan penghormatan tinggi dari mantan klubnya (Foto: Reuters)

BEBERAPA pemain memiliki hubungan emosional dengan klub yang dibelanya. Hubungan emosional itu mungkin tercipta karena kontribusi pemain untuk klub, timbal balik dari manajemen, dan cinta para penggemar kepadanya.

Ketika pemain itu pergi, klub pun berani untuk memensiunkan nomor punggungnya sebagai bentuk penghormatan. Berikut lima nomor punggung yang dipensiunkan klub, dilansir dari Sportskeeda, Selasa (10/8/2021).

5. Paolo Maldini – AC Milan

Paolo Maldini (Foto: AC Milan)

Paolo Maldini adalah sosok yang sangat dihormati di AC Milan. Bagaimana tidak, jebolan akademi Milan itu menghabiskan karier profesionalnya dengan seragam merah hitam khas I Rossoneri -julukan Milan.

Selama 25 musim bermain, Maldini mempersembahkan 26 trofi untuk Milan. Saat Maldini pensiun pada akhir musim 2008-2009, Milan memutuskan untuk memensiunkan nomor punggung tiga milik mantan kaptennya itu. Pria 53 tahun itu kini menjabat sebagai Direktur Teknis.

4. Javier Zanetti – Inter Milan

Javier Zanetti

Posisi keempat dalam daftar ini masih diisi oleh legenda dari klub asal Kota Milan, yaitu Inter Milan. I Nerazzurri -julukan Inter- memensiunkan nomor punggung empat milik mantan kapten mereka, Javier Zanetti.

Zanetti bukan jebolan akademi Inter, tetapi loyalitasnya tidak perlu dipertanyakan lagi. Sejak dibeli dari CA Banfield pada bursa transfer musim panas 1995 hingga pensiun pada akhir musim 2013-2014, Zanetti telah mengukir sejarah gemilang dengan Inter.

Dia membantu Inter meraih 16 trofi yang salah satunya adalah gelar Liga Champions pada musim 2009-2010. Oleh sebab itu, Inter memensiunkan nomor punggung empat milik Zanetti. Sejak pensiun, Zanetti pun langsung menjadi Wakil Presiden Inter hingga sekarang.

3. Johan Cruyff – Ajax Amsterdam

Johan Cruyff (Foto: Istimewa)

Seperti dua klub asal Kota Milan, Ajax Amsterdam pun memensiunkan nomor punggung 14 milik Johan Cruyff pada 2007 silam. Keputusan itu sangat tepat karena Cruyff berjasa besar untuk menjadikan Ajax salah satu klub yang disegani pada eranya.

Cruyff, yang menjalani dua era di Ajax (1964-1973 dan 1981-1983), membantu raksasa Belanda itu meraih 16 trofi. Prestasi tertinggi Cruyff bersama Ajax adalah saat menjuarai Liga Champions tiga kali beruntun pada 1971-1973. Sayangnya, Cruyff telah meninggal dunia pada 24 maret 2016 saat berusia 68 tahun.

2. Diego Maradona – Napoli

Diego Maradona (Foto: Reuters)

Diego Maradona disebut sebagai salah satu pesepakbola terbaik di dunia. Dia pernah membela beberapa klub semasa aktif bermain, seperti Boca Juniors, Barcelona, dan Napoli.

Di antara semua klub itu, Maradona mungkin paling dicintai oleh para penggemar Napoli. Sebab, saat bermain di Napoli pada 1984-1992, Maradona membantu Partenopei -julukan Napoli- untuk mengguncang sepakbola Italia dan Eropa.

Maradona membantu Napoli meraih lima gelar yang salah satunya adalah trofi Liga Eropa 1988-1989. Oleh sebab itu, Napoli memensiunkan nomor punggung 10 miliknya saat Maradona pergi ke Sevilla pada musim panas 1992 karena gagal tes narkoba. Setelah Maradona meinggal dunia pada 25 November 2020, Napoli pun mengubah nama stadion mereka menjadi Estadio Diego Armando Maradona.

1. Pele – New York Cosmos

Pele (Foto: The Sportsman)

Pele dinilai sebagai salah satu pesepakbola terbaik di dunia. Bagi Tanah Kelahirannya, Brasil, Pele sudah seperti dewa sepakbola. Selama karier untuk klub dan negara, pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Brasil telah membuat lebih dari 1000 gol.

Setelah hampir dua dekade membela Santos, Pele bergabung dengan klub Amerika Serikat, New York Cosmos, pada tahun 1975 silam. Meski hanya dua tahun membela New York Cosmos, Pele meninggalkan kesan mendalam untuk para penggemar klub dan sepakbola Amerika Serikat.

Pertandingan Pele adalah melawan mantan klubnya, Santos. Tidak lama setelah itu, New York Cosmos memensiunkan nomor punggug 10 milik Pele. Pele, yang kini berusia 80 tahun, menikmati masa tuanya di Brasil.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini