Bintang Everton Fabian Delph Sebut Vaksin Covid-19 hanya Teori Konspirasi

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Kamis 29 Juli 2021 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 45 2447952 bintang-everton-fabian-delph-sebut-vaksin-covid-19-hanya-teori-konspirasi-prTsmPF2Ff.JPG Fabian Delph saat beraksi membela Everton. (Foto/Everton)

LONDON – Gelandang Everton, Fabian Delph, mengungkapkan bahwa vaksin Covid-19 hanyalah sebuah teori konspirasi dan tidak dibutuhkan. Pernyataannya datang dengan mengabil riset dari sebuah studi sebuah lembaga kesehatan.

Delph mengkalaim bahwa kegiatan vaksinasi merupakan sebuah teori konspirasi belaka. Keluhannya itu diunggah melalui akun instagram pribadinya.

Baca juga: Everton Perpanjang Kontrak Kaptennya Seamus Coleman hingga 2023

"Sekarang ini untuk percaya bahwa sistem imun mampu melakukan pekerjaan yang memang dirancang adalah 'teori konspirasi'," tulis Delph, dilansir dari Goal, Kamis (29/7/2021).

Foto/Instagram

Komentar pemain asal Inggris tersebut muncul meski sebuah studi dari Yale Medicine menunjukkan vaksin efektif hingga 95 persen dalam mencegah Covid-19 pada mereka yang belum terinfeksi. Vaksinasi juga dapat meminimalisir kondisi serius pada mereka yang positif.

Baca juga: Isco Bakal Dilepas Real Madrid, Arsenal dan Everton Siap Tampung

Seperti diketahui, Liga Primer Inggris 2021-2022 telah membuat aturan yaitu mewajibkan vaksinasi untuk para pemain dan personel yang akan bertanding di kompetisi Liga Primer musim depan. Pembuat keputusan juga mempertimbangkan persyaratan bagi semua suporter untuk membutuhkan dosis kedua ketika musim dimulai pada 14 Agustus mendatang.

Aturan tersebut dibuat bukan tanpa alasan. Pasalnya menurut data resmi, sudah ada lebih dari 32.000 kasus Covid-19 di Inggris hingga Rabu (28/7/2021) kemarin. Untuk warga Inggris sendiri, sekitar 70 persen telah menerima setidaknya satu suntikan vaksin dan 56 persen sudah divaksinasi penuh.

Virus corona memang telah menyebabkan kekacauan di kalangan tim papan atas Inggris. Contohnya, saat Arsenal membatalkan tur pramusim mereka ke Amerika Serikat karena ada beberapa kasus positif dalam anggota mereka, dan Delph mengungkapkan skeptisismenya di media sosial.

(fzy)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini