5 Tim Nasional Termahal di Piala Eropa 2020 Gagal Juara, Harga Bukan Patokan untuk Berprestasi?

Amira Karin Khairana, Jurnalis · Selasa 13 Juli 2021 09:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 51 2439772 5-tim-nasional-termahal-di-piala-eropa-2020-gagal-juara-harga-bukan-patokan-untuk-berprestasi-LmrLDoyTZV.jpg Giorgio Chiellini saat mengangkat trofi Piala Eropa. (Foto: REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

TIM Nasional (Timnas) Italia tidak menempati lima besar skuad termahal saat tampil di Piala Eropa 2020. Menurut laman Transfermarkt, sebanyak 26 pemain Timnas Italia berharga 751 juta euro atau setara Rp12,9 triliun.

Meski tak masuk lima besar, Italia tetap keluar menjadi yang terbaik. Menghadapi Inggris di final Piala Eropa 2020, Italia menang 3-2 via adu penalti. Jadi, bagaimana dengan kiprah lima tim nasional termahal di Piala Eropa 2020?

Berikut 5 Tim Nasional termahal di Piala Eropa 2020:

5. Portugal (872,5 Juta Euro - Rp15,1 Triliun)

Timnas Portugal

Bruno Fernandes menjadi pemain termahal (90 juta euro) mengalahkan Cristiano Ronaldo (kisaran 45 Juta Euro) akibat faktor usia. Dari sisi performa, mereka dikritik dari aspek pertahanan yang dibuktikan ketika Portugal kalah dari Jerman (2-4) di matchday kedua Grup F Piala Eropa 2020.

Mereka pun gagal mempertahankan gelar juara yang dicapai pada Piala Eropa 2016 silam. Meskipun dikalahkan Belgia dengan skor 0-1, sejumlah pemain Portugal tetap tampil cemerlang. Seperti halnya Ronaldo dengan lima golnya atau Renato Sanches yang dipuji oleh penggemar.

Namun, pemain dengan harga termahal, Bruno Fernandes, tampil sangat mengecewakan ketika melawan Jerman. Ia dikritik oleh Lee Dixon (mantan pemain arsenal) dengan sebutan “hanya berjalan-jalan di tengah lapangan”.

Fernandes pun ditarik keluar pada menit ke-64. Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, mendeskripsikan buruknya performa Fernandes dengan berkomentar jika Fernandes berada di lapangan. namun tidak bermain. Hal ini menunjukkan bahwa performa pemain termahal pun tidak selalu sesuai dengan harga atau harapan yang diberikan kepadanya.

4. Spanyol (906 Juta Euro - Rp15,7 Triliun)

Timnas Spanyol

Timnas Spanyol mempunyai pemain termahal yaitu Marcos Llorente dengan harga 80 juta euro. Namun, performa Spanyol cukup menjanjikan yang mana sanggup lolos ke semifinal Piala Eropa 2020.

Start Spanyol di Piala Eropa 2020 sebenarnya tak cukup bagus. Mereka hanya bermain imbang dalam dua kali laga awal, yaitu dengan Swedia 0-0 dan Polandia 1-1. Namun, kehadiran Sergio Busquets di matchday ketiga, mengubah segalanya. Spanyol menghancurkan Slovakia 5-0, menumbangkan Kroasia 5-3 (16 besar), Swiss (perempatfinal) sebelum kalah adu penalti dari Italia.

3. Jerman (936,5 Juta Euro - Rp16,2 Triliun)

Timnas Jerman

Menurut laman Transfermarkt, pemain dengan banderol tertinggi yaitu Joshua Kimmich, yang memiliki harga 90 juta euro. Apabila dikaitkan dengan performa tim, Jerman cukup baik dalam melawan Portugal di penyisihan Grup F ketika mereka menang 4-2.

Sayangnya performa apik itu tidak berlanjut di 16 besar Piala Eropa 2020 saat menghadapi Inggris. Alhasil, Jerman tumbang 0-2 dari Inggris di babak 16 besar.

2. Prancis (1,03 Miliar Euro - Rp17,89 Triliun)

Timnas Prancis

Kylian Mbappe tercatat sebagai pemain termahal di Piala Eropa 2020 yakni sebesar 160 juta euro. Meskipun begitu, kegagalan timnas prancis melaju ke babak perempat final Euro 2020 mengingatkan prinsip penting dalam sepak bola, yaitu suatu tim tidak dapat mengandalkan kecemerlangan satu pemain saja untuk bisa meraih gelar juara.

Kylian Mbappe dengan pemilik nilai pasar tertinggi yang diasumsikan sebagai penerus Lionel Messi dan Ronaldo pun gagal bersinar di Piala Eropa 2020. Dalam laga 16 besar melawan Swiss, ia gagal mencetak gol dalam adu penalti, sehingga membuat Prancis tersingkir. Mbappe juga gagal mencetak satu gol pun di Piala Eropa 2020.

1. Inggris (1,27 Miliar Euro - Rp22 Triliun)

Timnas Inggris

Timnas Inggris memiliki dua pemain bintang dengan banderol paling tinggi, yaitu Harry Kane selaku penyerang Tottenham Hotspur dengan banderol sebesar 120 juta Euro (Rp2,08 triliun), dan diikuti Jadon Sancho (100 juta Euro).

Namun, performa Inggris dikritik karena dinilai tidak sepadan dengan harga maupun komposisi pemain yang dianggap salah satu yang terbaik. Buktinya Jadon Sancho.

Berstatus sebagai pemain kedua termahal Inggris, ia hanya turun satu kali sebagai starter di Piala Eropa 2020, tepatnya saat menggilas Ukraina 4-0. Inggris pun gagal menjadi juara setelah tumbang 2-3 dari Italia via adu penalti di partai puncak.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini