Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Putuskan Ubah Formasi di Final Piala Eropa 2020, Gareth Southgate Dicibir

Ezha Herdanu , Jurnalis-Selasa, 13 Juli 2021 |05:37 WIB
Putuskan Ubah Formasi di Final Piala Eropa 2020, Gareth Southgate Dicibir
Gareth Southgate gagal membawa Timnas Inggris menjuarai Piala Eropa 2020 (Foto: Reuters)
A
A
A

LONDON – Tim nasional (Timnas) Inggris gagal mencatatkan sejarah di Piala Eropa 2020. Pasalnya skuad The Threee Lions –julukan Timnas Inggris– harus mengakui kemenangan Italia dalam pertandingan final Piala Eropa 2020.

Dalam pertandingan yang dimainkan di Wembley Stadium, Senin 12 Juli 2021, dini hari WIB, Timnas Inggris sempat tampil memukau, terutama pada menit-menit awal. Bahkan, Timnas Inggris sudah membuka keunggulan atas Italia saat laga baru berjalan 3 menit via sontekan Luke Shaw.

Infografis Timnas Itala juara Piala Eropa 2020

Baca Juga:
baca_juga

Akan tetapi setelah unggul, Timnas Inggris justru mengalami penurunan performa. Kondisi tersebut coba dimanfaatkan oleh Italia untuk bisa menyamakan kedudukan. Meski hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk keunggulan Timnas Inggris atas Italia tidak berubah.

Pada babak kedua, Italia semakin gencar memberikan tekanan ke lini pertahanan Inggris. Alhasil, Italia pun berhasil menyamakan kedudukan dari Inggris pada menit ke-67 melalui tembakan dari Leonardo Bonucci.

Baca Juga: Gagal di Piala Eropa 2020, Timnas Inggris Bakal Kembali Lebih Kuat Lagi

Kedudukan 1-1 sendiri bertahan hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir. Kondisi tersebut memaksa pemenang dari pertandingan final Piala Eropa 2020 antara Timnas Italia melawan Inggris harus ditentukan melalui drama adu penalti.

Pada babak adu penalti, Timnas Italia memang lebih beruntung daripada Inggris. Pasalnya tiga dari lima penendang penalti Timnas Italia mampu menjalankan tugasnya. Sementara Inggris hanya dua penendang, sedangkan Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal.

Gara-gara kekalahan tersebut, membuat Timnas Inggris gagal mencetak sejarah di Piala Eropa 2020 dengan menjadi juara untuk pertama kalinya. Sebab selama ini, Timnas Inggris memang belum pernah merasakan manisnya gelar juara Piala Eropa.

Kekalahan Timnas Inggris dari Italia di partai puncak Piala Eropa 2020 sebenarnya tak terjadi apabila Gareth Southgate tidak melakukan perjudian dengan mengubah strateginya. Adalah eks juru taktik Aston Villa, Martin O’Neill, yang mengutarakan hal tersebut.

Timnas Inggris

“Saya merasa bahwa salah satu penyebab Inggris kalah di pertandingan ini adalah karena perjudian yang dilakukan oleh Gareth Southgate (mengubah formasi dari 4-3-3 menjadi 3-4-3),” jelas O’Neill, seperti disadur dari Metro, Selasa (13/7/2021).

Baca Juga: Jose Mourinho Ungkap Momen Kunci Keberhasilan Timnas Italia Juarai Piala Eropa 2020

“Jujur saja, saya pun tidak mengerti apa ada di dalam benak Southgate dengan memutuskan hal tersebut. Ini semakin menunjukkan minimnya pengalaman yang dimiliki oleh Southgate sebagai seorang manajer,” tuntas pria berusia 69 tahun tersebut.

(Ramdani Bur)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement