Jadon Sancho, Marcus Rashford dan Bukayo Saka Dapat Serangan Rasis Usai Inggris Gagal Juara Piala Eropa 2020

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 51 2439305 jadon-sancho-marcus-rashford-dan-bukayo-saka-dapat-serangan-rasis-usai-inggris-gagal-juara-piala-eropa-2020-ulyqUXEt17.jpg Bukayo Saka mendapat serangan rasis setelah gagal eksekusi penalti. (Foto/Reuters)

LONDON – Tiga pemain Timnas Inggris mendapat serangan rasisme oleh sejumlah suorter setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti di final Piala Eropa 2020. Tindakan tak terpuji dari fans tersebut mendapat kutukan dari Federasi Sepakbola Inggris (FA)

Pasukan Gareth Southgate unggul cepat melalui sepakan Luke Shaw pada menit 2. Skor 1-0 pun bertahan hingga turun minum.

Foto/Okezone

Ketertingalan dari Inggris memantik Italia besutan Roberto Mancini meningkatkan serangan pada babak kedua. Tim Azzurri mendapat hasil baik setelah Leonardo Bonucci mencetak gol pada menit 67. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Baca juga: Jadi Sosok Kunci Kemenangan Italia, Ini Catatan Apik Donarumma saat Adu Penalti

Southgate mencoba menambah seranga dengan memasukkan Bukayo Saka yang menggantikan Kieran Trippier. Namun, Ingris tak juga menambah gol sehingga laga dilanjutkan pada babak tambahan.

Baca juga: Timnas Inggris Kalah Penalti di Final Piala Eropa 2020, Southgate Pasang Badan

Semenit menjelang laga berakhir, Southgate membuat dua perubahan pemain. Dia memasukkan Marcus Rashford dan Jadon Sancho, yang masuk menggantikan Kyle Walker dan Jordan Henderson.

Foto/Reuters

Semenit menjelang laga berakhir, Southgate membuat dua perubahan pemain. Dia memasukkan Marcus Rashford dan Jadon Sancho, yang masuk menggantikan Kyle Walker dan Jordan Henderson.

Namun, pada babak adu penalti, kedua pemain baru masuk itu tak mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Sepakan Rashford mengenai tiang gawang, sementara tendangan Sancho mampu ditepis Gianluii Donnarumma.

Dua pemain italua sebenarnya juga tak mampu menyelesaikan eksekusi dengan baik, yakni Jorginho dan Andrea Belotti. Namun, penendang ketiga Inggris, Bukayo Saka juga tak becus saat menjadi eksekutor. Hasil itu membuat Italia menang 3-2 di adu penalti.

Kesalahan tiga pemain Inggris tersebut berbuntut luas. Mereka mendapat serangan pelecehan rasisme di media sosial.

FA mengutuk pelecehan rasis yang ditujukan Rashford, Jadon Sancho dan Saka setelah Inggri kalah di Piala Eropa 2020. Bahkan Kepolisian turun tangan untuk menyelidiki pelecehan tersebut.

"Kami tidak bisa menjelaskan bahwa siapa pun di balik perilaku menjijikkan seperti itu tidak akan diterima tim," kata FA dalam sebuah pernyataan mengutip BBC.

Foto/Reuters

"Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk mendukung para pemain yang terkena dampak sambil mendesak hukuman seberat mungkin bagi siapa pun yang bertanggung jawab.”

"Kami akan terus melakukan segala yang kami bisa untuk menghapus diskriminasi dari permainan, tetapi kami memohon pemerintah untuk bertindak cepat dan membawa undang-undang yang sesuai sehingga penyalahgunaan ini memiliki konsekuensi kehidupan nyata.”

"Perusahaan media sosial perlu meningkatkan dan mengambil akuntabilitas dan tindakan untuk melarang pelaku dari platform mereka, mengumpulkan bukti yang dapat mengarah pada penuntutan dan dukungan untuk membuat platform mereka bebas dari jenis penyalahgunaan yang menjijikkan ini," demikian isi pernyataan FA.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini