Share

Fakta dan Data Menarik Timnas Italia Juara Piala Eropa 2020 Usai Kalahkan Inggris

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 51 2439099 fakta-dan-data-menarik-italia-juara-piala-eropa-2020-usai-kalahkan-inggris-QvZUlKe88J.jpg Timnas Italia juara Piala Eropa 2020 setelah mengalahkan Inggris melalui adu penalti. (Foto/Reuters)

LONDON – Timnas Italia menjadi juara Piala Eropa 2020 setelah mengalahkan Inggris melalui adu penalti di Stadion Wembley, London, Senin (12/7/2021). Ada sejumlah fakta dan data menarik pada laga tersebut.

Inggris asuhan Gareth Southgate unggul cepat melalui sepakan Luke Shaw pada menit ke-2. Italia besutan Roberto Mancini baru bisa membalas pada babak kedua usai sontekan Leonardo Bonucci berhasil menjebol gawang Inggris di menit ke-68

Banyak data dan fakta yang tersadi di duel klasik Eropa itu. Berikut ulasannya seperti dikutip Opta :

- Gol Luke Shaw di menit kedua menjadi yang tercepat di final Piala Eropa. Ini pun jadi yang pertama untuk Timnas Inggris.

Foto/Reuters

Baca juga: Daftar Top Skor Piala Eropa 2020: Cristiano Ronaldo Segel Sepatu Emas

- Leonardo Bonucci (34 tahun dan 71 hari) tercatat sebagai pencetak gol tertua di final Piala Eropa. Ia mengalahkan rekor sebelumnya Bernd Holzenbein pada 1976 (30 tahun dan 103 hari).

Baca juga: Italia vs Inggris, Leonardo Bonucci Jadi Pencetak Gol Tertua di Final Piala Eropa

- Gol yang dibuat Bonucci merupakan yang ke-13 buat Italia di Piala Eropa 2020. Capaian ini menjadi yang tertinggi di Piala Eropa dan Piala Dunia.

Foto/Reuters

- Piala Eropa 2020 menjadi final Kejuaraan Eropa kedua yang diakhiri melalui adu penalti setelah pertandingan tahun 1976.

- Duel melawan Italia adalah penampilan pertama Inggris di final Piala Eropa dan final pertama pula di turnamen besar sejak memenangkan Piala Dunia 1966. Ini adalah momen terpanjang antara final utama untuk negara Eropa mana pun (55 tahun).

- Inggris hanya menang dua kali dari 14 pertemuan terakhir dengan Italia di semua kompetisi, menang 2-0 pada Juni 1997 dan 2-1 pada Agustus 2013, keduanya di ajang persahabatan.

- Inggris hanya kebobolan satu gol dalam permainan terbuka dalam 830 menit, baik Kalvin Phillips dan Declan Rice sama-sama berada di lapangan untuk tim nasional.

- Ini adalah final turnamen besar ketiga (Piala Eropa/Piala Dunia) yang digelar di Stadion Wembley. Dua sebelumnya sama-sama dimenangkan dalam perpanjangan waktu, dengan Inggris mengalahkan Jerman di Piala Dunia 1966, dan Jerman mengalahkan Republik Ceko di Piala Eropa 1996.

- Italia tidak terkalahkan dalam 34 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Mereka berhasil mencetak 86 gol dan hanya kebobolan 10 kali dalam periode ini. Ini adalah pertandingan tak terkalahkan terpanjang mereka dalam sejarah negara ini.

- Pada usia 36 tahun 331 hari, Giorgio Chiellini menjadi pemain tertua yang memulai final di Piala Eropa sebagai kapten, menyalip Gianluigi Buffon yang sudah bersama Italia di final yang kalah dari Spanyol pada 2012 (34 tahun 154 hari).

Foto/Reuters

- Sejak Piala Dunia 2018 dan Piala Eropa 2020, Kieran Trippier berhasil menciptakan lebih banyak peluang daripada pemain bertahan lainnya (28 kali). Secara keseluruhan, hanya Kevin De Bruyne (36 kali) yang menciptakan lebih banyak dari dia di antara dua turnamen tersebut.

- Dalam rekor 33 pertandingan tak terkalahkan Italia menjelang final malam ini, Azzurri hanya tertinggal selama 44 menit. Italia tertinggal selama 43 dari 45 menit di babak pertama melawan Inggris malam ini.

- Berusia 19 tahun 309 hari, Bukayo Saka menjadi pemain termuda keempat yang tampil di putaran final Piala Eropa, setelah Renato Sanches (2016), Cristiano Ronaldo (2004) dan Anatoliy Baidachniy (1972). Dia menjadi pemain penentu yang membuat Italia juara usai sepakannya saat adu penalti ditahan Gianluigi Donnarumma.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini