Alvaro Morata Jadi Biang Kerok Kekalahan Spanyol dari Italia, Luis Enrique Pantang Menyalahkan

Sri Lestari Rahayuningtyas, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 51 2436934 alvaro-morata-jadi-biang-kerok-kekalahan-spanyol-dari-italia-luis-enrique-pantang-menyalahkan-S5NxDYOjy2.jpg Alvaro Morata jadi bulan-bulanan kelar laga Italia vs Spanyol di semifinal Piala Eropa 2020. (Foto: REUTERS/Facundo Arrizabalaga)

LONDON – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Spanyol, Luis Enrique, tak mau menyalahkan Alvaro Morata sebagai kambing hitam . Hal itu setelah eksekusi penalti Morata ditahan kiper Italia, Gianluigi Donnarumma, di adu tos-tosan, tepatnya di semifinal Piala Eropa 2020 yang berlangsung di Stadion Wembley, Rabu (7/7/2021) dini hari WIB.

Alih-alih menyalahkan, Luis Enrique justru memuji Alvaro Morata di laga tersebut. Sekadar informasi, Morata yang baru masuk di babak kedua, mencetak gol penyama kedudukan.

Infografis Italia vs Spanyol

Dalam pertandingan ini, Italia unggul lebih dulu via Federico Chiesa pada menit 60. Selang 20 menit, Spanyol menyamakan kedudukan lewat sepakan kaki kiri Alvaro Morata. Skor berubah 1-1 dan bertahan hingga waktu normal berakhir.

Kemudian, laga berlanjut ke 2x15 menit atau babak tambahan. Sayangnya, tak ada gol yang tercipta di laga ini. Alhasil, laga pun berlanjut ke adu tendangan penalti.

Italia pun mendapat kesempatan pertama untuk mengeksekusi penalti. Manuel Locatelli maju sebagai algojo. Sayangnya, tembakan gelandang Sassuolo ini ditepis kiper Spanyol, Unai Simon.

Namun, untung bagi Italia, sepakan pertama Spanyol yang dilepaskan Dani Olmo melebar! Kegagalan Dani Olmo menambah kepercayaan diri skuad Italia. Kemudian, empat eksekutor penalti Italia berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Sebut saja Andrea Belotti, Leonardo Bonucci, Federico Bernardeschi dan Jorginho. Sementara Spanyol, hanya Gerard Moreno dan Thiago Alcantara yang sepakannya masuk ke gawang Italia

Alvaro Morata yang berstatus penendang keempat Spanyol, gagal menjalankan tugasnya. Alhasil, Italia menang 4-2 atas Spanyol via adu penalti dan lolos ke final Piala Eropa 2020.

BACA JUGA: Luis Enrique, Pelatih Sombong yang Cuma Bisa Juara jika Andalkan Lionel Messi?

Karena itulah, fans Timnas Spanyol justru menyerang pemain Juventus tersebut. Namun, Enrique selaku arsitek La Furia Roja –julukan Timnas Spanyol– tidak ingin menunjuk Morata sebagai penyebab kekalahan Spanyol dari Italia.

Terlebih, sang pemain juga mengalami masa-masa sulit selama gelaran Piala Eropa 2020. Termasuk kritikan yang terus mendatangi Morata hingga ancaman pembunuhan yang diterima keluarganya.

Alvaro Morata

“Dia (Morata) memiliki masalah dengan ancaman. Ini menjelaskan banyak tentang kepribadiannya. Meskipun begitu, dia ingin mengambil penalti,” kata Enrique, dikutip dari Sky Sports, Rabu (7/7/2021).

“Dia telah melalui masa-masa sulit selama kompetisi ini tetapi dia brilian. Dia mencetak gol, sangat baik. Saya belum bisa melihatnya (setelah laga) karena dia pergi untuk kontrol doping. Tetapi, saya akan pergi dan menemuinya sekarang,” lanjut mantan pelatih Barcelona tersebut.

Sementara itu, Enrique mengaku tidak ingin berlarut dalam kesedihan. Hanya saja, dia merasa kecewa karena harus menelan pil pahit tersebut. Meski begitu, ia mencoba menerima kekalahan tersebut dengan memberikan ucapan selamat kepada Italia.

“Ini bukan malam yang menyedihkan bagi saya, tidak sama sekali. Tentu saja ada kekecewaan, tetapi itulah sepakbola. Anda harus bisa menang dan kalah. Kami sangat senang untuk melakukannya. Kami memenangkan adu penalti di perempat final tetapi kami harus memberi selamat kepada lawan kami,” lanjut Enrique.

Sebenarnya Spanyol bisa saja memenangkan pertandingan semifinal Piala Eropa 2020 tersebut. Pasalnya jika berbicara penguasaan bola, Spanyol lebih unggul sebanyak 71 persen ketimbang Italia yang memiliki 29 persen. Namun, keberuntungan tidak berpihak kepada mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini