Dia juga akan diminta untuk mencari perawatan psikologis dan psikiatris. Hakim mengatakan kepada Ng bahwa "mengancam bukanlah cara yang tepat" dan masa depannya akan terancam jika dia tidak mengendalikan emosinya.
Ng yang mengaku bersalah atas dua tuduhan pelecehan bisa didenda dan dipenjara hingga enam bulan untuk setiap tuduhan. Setelah Maupay melaporkan pesan tersebut, Liga Premier bekerja sama dengan pihak berwenang di Singapura untuk melakukan tindakan hukum.
Setelah sidang, pengacara pembela Mark Yeo mengatakan kepada AFP bahwa Ng "lega karena menjalani masa percobaan".
"Saya pikir dia siap untuk melupakan masalah ini, siap untuk fokus pada rehabilitasinya, fokus pada langkah maju berikutnya,” ujar Yeo, dikutip dari laman resmi AFP, Rabu.
Saya pikir banyak yang telah dikatakan di pengadilan tentang penyesalannya, tentang keinginannya untuk maju dan berubah menjadi lebih baik."
Yeo juga mengatakan remaja itu telah menulis surat permintaan maaf kepada Maupay, yang telah diteruskan ke pemain tersebut, dan mencari konseling profesional.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.