Dilepas Lechia Gdansk, Siapa Sangka Egy Maulana Vikri Pernah Jejaki Sukses Cristiano Ronaldo dan Zidane

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 01 Juli 2021 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 51 2433896 dilepas-lechia-gdansk-siapa-sangka-egy-maulana-vikri-pernah-jejaki-sukses-cristiano-ronaldo-dan-zidane-jUf5BC20ln.jpg Egy Maulana Vikri saat bela Diklat Ragunan pada 2017. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

EGY Maulana Vikri merupakan salah satu pesepakbola terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Keberhasilan meraih trofi Jouer Revelation di Turnamen Toulon 2017, menjadi bukti kehebatan pesepakbola 20 tahun ini.

Keberhasilan Egy Maulana Vikri merebut trofi Jouer Revelation membuatnya menyamai pencapaian dua megabintang sepakbola dunia, Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane, kok bisa?

Egy Maulana Vikri

(Egy Maulana Vikri saat diwawancara Okezone pada September 2017)

Medio Mei sampai Juni 2017, Timnas Indonesia U-18 yang dipersiapkan turun di Piala AFF U-18 2017 dan Kualifikasi Piala Asia U-19 2018, mendapat undangan tampil di Turnamen Toulon.

Bagi yang belum tahu, Turnamen Toulon merupakan turnamen yang mempertemukan sejumlah negara, tepatnya pemain-pemain di bawah 20 tahun atau U-20. Dalam turnamen yang digelar di Prancis itu, Indonesia tergabung di Grup C bersama Republik Ceko, Brasil dan Skotlandia. Dalam tiga laga itu, Indonesia memang selalu takluk dengan skor tipis, yakni 0-1 dari Brasil, Republik Ceko (0-2) dan Skotlandia (1-2).

Meski Indonesia selalu takluk, Egy Maulana Vikri dianggap panitia telah memberikan pengaruh besar bagi permainan Skuad Garuda Nusantara. Alhasil, Egy Maulana Vikri meraih trofi Jouer Revelation, gelar yang pernah diraih Zinedine Zidane (1991) dan Cristiano Ronaldo (2003) pada turnamen yang sama.

BACA JUGA: Idolai Barcelona, Egy Maulana Vikri Bisa Gantikan Lionel Messi?

Saat mendapat trofi tersebut, Egy Maulana Vikri awalnya mengira hanya meraih trofi man of the match. Namun setelah ditelisik lebih dalam, ia mendapat gelar yang diperuntukkan bagi pemain yang memberikan sumbangsih besar terhadap permainan tim.

“Awalnya saya tidak tahu itu trofi apa. Awalnya saya kira trofi itu hanya untuk satu pertandingan itu saja (pemain terbaik). Saat itu saya merasa belum menampilkan yang terbaik. Tapi itu penilaian panitia bagaimana saya bermain. Meski begitu, saya tetap akan kerja keras. Trofi takkan berarti tanpa adanya kerja keras,” kata Egy dalam wawancara eksklusif bersama Okezone pada September 2017.

Foto-Foto Egy Maulana Vikri Memulai Debutnya Bersama Lechia Gdansk

Setelah tampil di Turnamen Toulon, Egy Maulana Vikri menggila di Piala AFF U-18 2017. Dari enam pertandingan, Egy Maulana Vikri mengemas delapan gol!

Egy Maulana Vikri pun keluar sebagai top skor Piala AFF U-18 2017. Hanya saja, Timnas Indonesia U-18 gagal menjadi juara setelah hanya finis di posisi tiga. Singkat kata, Egy Maulana Vikri dikontrak klub asal Polandia, Lechia Gdansk, pertengahan 2018.

Setelah tiga tahun mengabdi, Egy Maulana Vikri dan Lechia Gdansk sepakat tidak melanjutkan kerja sama. Menarik menanti jalan karier Egy Maulana Vikri selanjutnya.

 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini