Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kejar Ketertinggalan dari Vietnam, PSSI Sekolahkan Pemain-Pemain Indonesia ke Eropa

Ramdani Bur , Jurnalis-Senin, 28 Juni 2021 |05:05 WIB
Kejar Ketertinggalan dari Vietnam, PSSI Sekolahkan Pemain-Pemain Indonesia ke Eropa
David Maulana (kanan) saat membela Garuda Select. Kini David Maulana main bareng HNK Rijeka. (FotoL Instagram/@maulanadavid342)
A
A
A

PSSI mempunyai sejumlah program untuk mengejar ketertingalan dari Vietnam. Salah satunya adalah menyekolahkan sejumlah pemain untuk menimba ilmu di klub-klub luar negeri, khususnya Eropa.

Harapannya dengan membela klub Benua Biru, mental dan karakter para pemain terbentuk. Diharapkan ketika membela Timnas Indonesia, performa dan kualitas mereka dapat mengangkat prestasi skuad Garuda.

David Maulana

(Mantan kapten Timnas Indonesia U-19, David Maualana, kini menimba ilmu di Kroasia bersama HNK Rijeka)

“PSSI mencoba membantu pemain-pemain supaya bermain di luar negeri. Dengan bermain di luar negeri, akan terbentuk cara makan dan tidurnya. Jika mereka masih di sini, sehebat apa pun kita dijaga, tetap mereka akan sulit dijaga secara profesional,” kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi, saat menghadiri program Special Dialogue, hasil kerja sama Okezone dan Sportstars.id.

“Kita sudah meminta bantuan mantan pemain timnas, pelatih senior dan lain-lain. Dari kesimpulan yang kita ambil, kita harus membuka diri dan memberi dukungan semaksimal mungkin supaya para pemain Indonesia bisa bermain di luar negeri,” lanjut pria kelahiran Gorontalo tersebut.

“Klub-klub kita imbau juga melepas pemain ke klub-klub Eropa ketika mendapat penawaran. Di sana kedisplinan mereka akan terbentuk, mulai dari pola makan dan pola tidur. Nantinya, kedisplinan mereka akan tertata secara sendirinya setelah melihat teman-temannya di Eropa,” ujar mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut.

BACA JUGA: Shin Tae-yong Tak Anti Pemain Keturunan dan Naturalisasi, Perkuat Timnas Indonesia di Playoff Kualifikasi Piala Asia 2023?

Saat ini ada sejumlah pemain muda Tanah Air yang merumput di Eropa. Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk, Polandia), Witan Sulaeman (Radnik Surdulica, Serbia), David Maulana dan Brylian Aldama (HNK Rijeka, Kroasia) serta Bagus Kahfi (FC Utrecht, Belanda) merupakan beberapa di antaranya.

Beberapa di antaranya seperti David Maulana, Brylian Aldama dan Bagus Kahfi, dapat bergabung berkat campur tangan PSSI melalui program Garuda Select. Karena itu, harapannya jika program ini berjalan lancar, Indonesia berpotensi mempunyai pemain-pemain berbakat yang dapat meningkatkan performa skuad Garuda.

Bagus Kahfi

(Bagus Kahfi membela tim muda FC Utrecht)

Saat ini, target Indonesia adalah mengejar ketertinggalan dari Vietnam, klub terkuat di Asia Tenggara. Yunus Nusi paham, tim nasional Vietnam kuat bukan karena hasil instan, melainkan berkat konsistensi yang dilakukan seluruh stakeholder sepakbola di sana.

“Timnas Vietnam mempunyai persiapan yang sangat matang. Mereka melakukan pemusatan Latihan dari hari ke hari dan bulan ke bulan. Selain itu, kompetisi mereka juga bagus,” tutup Yunus Nusi.

Jadi, sanggup pangkas jarak dari Vietnam, Indonesia?

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement