LONDON – Pemerintah Inggris nampaknya tidak memiliki mempunyai niatan untuk melonggarkan aturan karantina bagi penggemar sepakbola yang datang ke negaranya untuk menyaksikan Piala Eropa 2020. Namun, masalah ini masih akan dibicarakan langsung antara pemerintah Inggris dengan UEFA.
Menurut laporan The Independent, Direktur Turnamen yakni Martin Kallen, kepada kantor berita PA yang berbasis di Inggris, Jumat 4 Juni 2021, bahwa pembicaraan antara Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) dan Pemerintah masih berlangsung.

“Kami sedang berdialog dan kami berharap kami dapat mencapai sesuatu jika situasinya memungkinkan, bahwa sesuatu bisa saja berubah,” kata Kallen dikutip pada Sabtu (5/6/2021).
Hal ini menjadi pertimbangan UEFA karena Inggris menjadi negara yang mempunyai aturan terberat dibanding 10 negara tuan rumah yang lain. Negara lain hanya membutuhkan test PCR negatif selama 48 jam atau 72 jam, dan setelah itu memungkinkan untuk pergi ke mana saja.
Baca Juga: Piala Eropa 2020, 14 Ribu Suporter Diizinkan Masuk ke Allianz Arena
Sedangkan Inggris memiliki aturan karantina yang ketat. Sebab, tidak hanya hasil tes PCR negatif, Inggris mengharuskan pengunjung dari negara daftar kuning untuk dikarantina selama 10 hari pada saat kedatangan.