AMSTERDAM – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Belanda, Frank de Boer, mengaku sampai saat ini masih menunggu kabar dari Virgil van Dijk terkait siap atau tidaknya ia tampil di ajang Piala Eropa 2020 yang akan dimulai pada 11 Juni 2021 nanti. De Boer pastikan enggan mau memaksa Van Dijk yang saat ini masih berusaha pulih dari cedera.
Seperti yang diketahui, Van Dijk hingga kini masih terus berjuang untuk memulihkan diri dari cedera ACL yang menimpanya pada Oktober 2020 lalu. Ia bisa mendapatkan cedera itu lantaran terkena tekel keras dari kiper Everton, Jordan Pickford.
Usai menjalani operasi dan absen lima bulan lebih, Van Dijk pun kini sudah semakin membaik. Terbukti dengan Van Dijk yang sudah terlihat mulai melakukan latihan ringan seperti halnya jogging.
Baca Juga: Frank De Boer Ragu Virgil Van Dijk Tampil di Piala Eropa

Mendengar kabar baik terkait Van Dijk yang sudah mulai latihan, De Boer tentu merasa sangat senang. Sebab ia seperti mendapatkan sebuah harapan bahwa bek andalan Liverpool itu bisa membela Belanda di ajang Piala Eropa 2020.
Kendati begitu, De Boer memastikan takkan memaksa Van Dijk untuk membela Belanda di Piala Eropa tersebut. Ia akan menyerahkan semua keputusan itu kepada bek berusia 29 tahun tersebut.
De Boer tak mau memaksa Van Dijk bermain karena ia tahu betul cedera ACL harus benar-benar hati-hati. Sebab jika dipaksakan bermain ketika belum sepenuhnya sembuh, maka risiko besar bakal menanti.
Jadi, sebab itulah De Boer akan terus menunggu kabar dari Van Dijk apakah dirinya mau membela Belanda atau tidak di Piala Eropa 2020. Satu hal yang pasti, De Boer terus menghubungi dan juga ikut memantau perkembangan Van Dijk akhir-akhir ini.
“Saya sering menghubunginya (Van Dijk) hanya sekadar untuk menanyakan bagaimana keadaannya. Namun, pada akhirnya semua tergantung dengan dirinya sendiri (apakah mau membela Belanda atau tidak),” jelas De Boer, dikutip dari Inside Futbol, Senin (10/5/2021).

“Kami semua tahu bahwa dia harus sangat berhati-hati dengan cederanya itu. Saya tidak tahu apa yang dirasakan tubuhnya atau apa yang dia pikirkan di kepalanya. Jadi, keputusan akhir berada di tangannya (jika dia siap). Tentunya kami berharap dia bisa di sana (Piala Eropa 2020) bersama kami,” tambahnya.
Belanda sendiri tergabung di Grup C pada Piala Eropa 2020. Ia segrup dengan Ukraina, Austria, dan Makedonia.
(Rachmat Fahzry)