LIVERPOOL - Jurgen Klopp masih beralasan bahwa badai cedera yang melanda timnya menjadi penyebab utama Liverpool melempem pada musim 2020-2021. The Reds gagal menjaga gelar juara Liga Inggris dan tersingkir dari Liga Champions.
Secara matematis, Liverpool tak bisa menjuarai Liga Inggris musim ini setelah laga pekan ke-31. Pada pertandingan tersebut, skuad Klopp hanya bermain imbang melawan Leeds pada pada 19 April lalu.

Namun, peluang juara Liverpool sudah tergelincir semenjak mengawali tahun 2021 dengan catatan tiga laga tanpa kemenangan. Padahal mereka sempat menduduki puncak klasemen hingga akhir tahun 2020.
Baca juga: Laga Man United vs Liverpool Dapat Jadwal Baru
Posisi puncak terlepas dari tangan Liverpool tepat ketika mereka dikalahkan Southampton 0-1 dalam laga pertama tahun 2021, dan sejak itu penampilan The Reds terus melorot hingga kini terancam tak akan bisa mencapai empat besar klasemen.
Baca Juga: Liverpool Tak Masalah jika Gagal ke Liga Champions Musim Depan
"Itu mudah, terlalu banyak pemain kami cedera di posisi-posisi kunci," kata Klopp saat ditanya tantangan terbesar Liverpool mempertahankan gelar musim ini, dilansir laman resmi klub, Sabtu (8/5/2021).

Cedera paling berpengaruh tentunya yang dialami Virgil van Dijk dalam Derbi Merseyside pada 17 Oktober 2020. Itu membuat palang pintu utama pertahanan Liverpool tersebut hingga kini harus menepi.
Menyusul Van Dijk, Joe Gomez juga cedera sampai saat ini, memaksa Liverpool terus bongkar pasang duet bek tengah dan gelandang yang diplot mengisi posisi tersebut, Fabinho, juga sempat menepi lama.
Lantas sang kapten Jordan Henderson juga hingga kini belum pulih dari cedera, tidak termasuk sederet panjang daftar cedera Liverpool lainnya di berbagai posisi.
"Saya tahu orang-orang akan berpikir itu cuma alasan, tetapi saya sudah pernah bilang bahwa ketika kami kehilangan kekuatan di lini pertahanan, rasanya seperti kaki Anda dipatahkan," kata Klopp.
"Kemudian kami harus memasang gelandang sebagai bek. Itu seperti mematahkan tulang punggung dan kami kesulitan bergerak.”