4 Final Liga Eropa yang Pertemukan Wakil Spanyol vs Inggris, Mana Paling Seru?

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 09:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 51 2407002 4-final-liga-eropa-yang-pertemukan-wakil-spanyol-vs-inggris-mana-paling-seru-dK80LdSPIB.jpg McAlister saat bobol gawang Alaves di final Liga Eropa 2000-2001. (Foto: REUTERS)

VILLARREAL dan Manchester United akan bertemu di final Liga Eropa 2020-2021 yang dilangsungkan di Stadion Gdansk, Polandia, pada Kamis 27 Mei 2021 dini hari WIB. Bertemunya wakil Spanyol (Villarreal) dan Inggris (Manchester United) di final Liga Eropa bukan yang pertama kali terjadi.

Sebelumnya, sudah empat kali tercipta laga Spanyol vs Inggris di final Liga Eropa. Lantas, siapa yang paling dominan saat kedua wakil bertemu di partai puncak kompetisi antarklub level dua Eropa tersebut?

Berikut 4 final Liga Eropa yang pertemukan wakil Spanyol vs Inggris:

4. Liverpool (Inggris) vs Deportivo Alaves (Spanyol)

Liverpool

(Babbel usai bobol gawang Alaves. Foto: REUTERS)

Laga sengit terjadi di Stadion Westfalen yang notabene markas Borussia Dortmund pada final Liga Eropa 2000-2001. Hingga waktu normal berakhir, skor sama kuat 4-4. Saat itu, gol-gol Liverpool dilesakkan Markus Babbel pada menit ketiga, Steven Gerrard (16’). Garry McAllister (40’) dan Robbie Fowler (72’).

BACA JUGA: Tak Hanya Gagalkan Dominasi Inggris, Villarreal Cetak Sejarah Usai Lolos ke Final Liga Eropa

Sementara itu, gol-gol Alaves dicetak Ivan Alonso pada menit 26, Javier Moreno (47’ dan 49’) serta Jordi Cruyff (88’). Beruntung di maa perpanjangan waktu, Liverpool mendapat durian runtuh setelah wing back kiri Alaves, Delfi Geli, membuat gol bunuh diri.

3. Sevilla (Spanyol) vs Middlesbrough (Inggris)

Sevilla

Middlesbrough asuhan Steve McClaren membuat gebrakan di Liga Eropa 2005-2006. Sayangnya, kejutan yang ditunjukkan The Boro –julukan Middlesbrough– terhenti di tangan Sevilla.

Mentas di makas PSV Eindhoven, Sevilla racikan Juande Ramos menang 4-0. Saat itu, gol-gol Sevilla dilesakkan Luis Fabiano pada menit 27, Enzo Maresca (78’ dan 84’) serta Frederic Kanoute (89’).

2. Atletico Madrid (Spanyol) vs Fulham (Inggris)

Atletico Madrid

Sama seperti The Boro di musim 2005-2006, Fulham membuat kejutan hingga mencapai partai final. Bahkan di babak 16 besar, Fulham yang kala itu ditangani Roy Hogdson menumbangkan raksasa Italia, Juventus, dengan agregat 5-4.

Di final Liga Eropa 2009-2010 sendiri, Fulham tampil garang. Ia sanggup menahan Atletico Madrid 1-1 hingga waktu normal berakhir. Apes bagi mereka, gawang Fulham kawalan Mark Schwarzer dibobol Diego Forlan di menit 116.

Gol di final Liga Eropa 2009-2010 rupanya meningkatkan kepercayaan diri Forlan saat membela Timnas Uruguay di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Sebab, ia keluar sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2010 yang digelar beberapa minggu berselang.

1. Sevilla (Spanyol) vs Liverpool (Inggris)

Sevilla

Liverpool dijagokan memenangkan laga ini karena berpengalaman menyingkirkan tim-tim kuat macam Borussia Dortmund hingga Manchester United di babak sebelumnya. Prediksi itu hampir terbukti ketika Liverpool unggul lebih dulu lewat sepakan Daniel Sturridge di menit 35.

Sayangnya, di babak kedua Liverpool lengah. Alhasil, Sevilla keluar sebagai kampiun Liga Eropa 2015-2016 setelah mencetak tiga gol di babak kedua via aksi Kevin Gameiro pada menit 46, serta brace Coke (64’ dan 70’).

Jadi kesimpulannya, wakil Spanyol dominan atas Inggris. Pertanda Villarreal akan mengalahkan Manchester United?

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini