Dapat Ancaman Pembunuhan dan Hampir Mundur, Conte Kini Bawa Inter Milan Juara Liga Italia

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 09:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 47 2404581 dapat-ancaman-pembunuhan-dan-hampir-mundur-conte-kini-bawa-inter-milan-juara-liga-italia-k0dF4fhiRw.jpg Conte bawa Inter Milan juara Liga Italia 2020-2021. (Foto: REUTERS/Alessandro Garofalo)

MILAN – Hati Antonio Conte sedang berbunga-bunga. Sebab, pelatih 51 tahun ini baru saja mengantarkan Inter Milan juara Liga Italia 2020-2021. Setelah melewati 34 pertandingan, koleksi 82 poin milik Inter Milan sudah tak mungkin dikejar tim mana pun, termasuk Atalanta yang kini menduduki posisi dua.

Sebelum meraih kesuksesan di atas, banyak drama yang mewarnai hubungan Conte dan Inter Milan. Medio November 2019, keluarga Conte kabarnya sempat mendapat ancaman pembunuhan.

Antonio Conte

Ia menerima surat di rumahnya yang berisikan sebuah peluru. Namun, kabar tersebut dibantah istri Conte, Elisabetta Muscarello. Ia mengatakan, media yang memberitakan kabar di atas salah besar.

“Kondisi kami di Italia sedang buruk, ketika orang bisa bangun, menulis apa pun yang mereka mau tanpa memikirkan konsekuensinya," kata Elisabetta Muscarello di akun Facebook-nya.

Namun, laporan lain mengatakan, surat ancaman pembunuhan itu sebenarnya diterima Conte. Hanya saja, surat itu tidak datang ke rumah Conte, melainkan ke markas latihan Inter Milan.

BACA JUGA: Daftar Juara Liga Italia Sepanjang Sejarah Kompetisi, Juventus Unggul Jauh dari Inter Milan

Kabarnya, surat ancaman pembunuhan itu yang membuat Conte hampir mundur dari Inter Milan kelar final Liga Eropa 2019-2020. Kala itu, Conte mengisyaratkan mundur dari Inter Milan, meski akhirnya tidak kejadian.

"Kami akan menganalisis keseluruhan musim, melihat semua hal dengan cara yang sangat tenang, dan mencoba membuat perencanaan masa depan Inter, dengan ataupun tanpa saya," kata Conte mengutip dari Football Italia pada 21 Agustus 2020.

Antonio Conte

Kemudian pada November 2020, tagar #ConteOut sempat membahana di media sosial. Hal itu karena Conte gagal membawa Inter Milan bersaing di jalur juara Liga Italia 2020-2021. Saat itu, Inter Milan hanya menempati posisi lima besar.

Namun, Conte meyakini tagar tersebut muncul bukan karena ulah fans Inter Milan, melainkan pendukung tim lain yang menginginkan dirinya dipecat atau mundur dari klub berjuluk Nerazzurri tersebut.

“Saya tetap yakin penggemar tim lawan yang melakukan hal itu,” kata Conte, mengutip dari Football Italia, Senin (3/5/2021).

Namun, kini segalanya terasa manis bagi Conte. Setelah Liga Italia, trofi Liga Champions praktis dibidik mantan pemain dan pelatih Juventus tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini