LONDON – Kai Havertz mengomentari peran baru yang dijalaninya bersama Chelsea sebagai seorang pemain ‘False Nine’. Havertz pun mengaku sangat menikmati peran yang sebenarnya baru dijalani sepanjang perjalanan kariernya.
Sebagaimana diketahui, Havertz resmi bergabung dengan Chelsea pada jendela transfer musim panas 2020. Manajemen Chelsea merekrut Havertz dari Bayer Leverkusen dengan mahar sebesar 80 juta euro atau sekira Rp1,3 triliun.

Pada awalnya, kehadiran Havertz di skuad Chelsea mendapatkan sambutan luar biasa. Terlebih, personel tim nasional (Timnas) Jerman tersebut sendiri memang berhasil menunjukkan performa gemilang selama berseragam Leverkusen.
Havertz sendiri berhasil membuat kejutan dengan sempat mencatatkan hattrick dalam pertadingan perdananya berseragam Chelsea. Akan tetapi sejak saat ini, Havertz sangat minim memberikan kontribusi terhadap permainan Chelsea.
Baca Juga: Doa Kurt Zouma Sebelum Pertandingan, Bikin Adem Hati
Bahkan tidak sedikit yang menilai bahwa Havertz menjadi pembelian terburuk yang dilakukan Chelsea pada musim panas 2020. Tidak hanya itu, Havertz juga dinilai justru menjadi penghambat dalam permainan Chelsea di sejumlah laga mereka.
Akan tetapi semenjak kursi kepelatihan Chelsea diambil alih oleh Thomas Tuchel, permainan Havertz mulai mengalami perubahan positif. Hal tersebut tidak lepas dari keberanian Tuchel memberikan peran ‘False Nine’ kepada Havertz.