Hakim Garis Minta Tanda Tangan Haaland, Guardiola: Mungkin buat Anaknya

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 261 2390650 hakim-garis-minta-tanda-tangan-haaland-guardiola-mungkin-buat-anaknya-g9cqS20UPA.JPG Erling Haaland menjadi komoditas panas (Foto: Reuters/Phil Noble)

MANCHESTER – Aksi hakim garis laga Manchester City vs Borussia Dortmund meminta tanda tangan Erling Braut Haaland menuai kontroversi. Bagi Pep Guardiola, hal tersebut cukup wajar. Mungkin saja si hakim garis rela meminta tanda tangan demi anak-anaknya.

Sebagaimana diketahui, Man City sukses mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor tipis 2-1 pada Leg I Perempatfinal Liga Champions 2020-2021 di Stadion Etihad, Rabu (7/4/2021) dini hari WIB. Tuan rumah menang berkat gol Kevin de Bruyne dan Phil Foden.

Baca juga: Unik, Haaland Dimintai Tanda Tangan oleh Hakim Garis Laga Man City vs Dortmund

Sementara itu, Erling Haaland gagal memberi kontribusi berarti pada laga itu. Satu-satunya gol bagi tim tamu dicetak oleh kapten Marco Reus. Walau tak berkontribusi, popularitas penyerang asal Norwegia itu tak surut.

Erling Haaland dimintai tanda tangan (Foto: Daily Mail)

Kamera televisi menangkap momen hakim garis bernama Octavian Sovre tengah meminta tanda tangan Erling Haaland di lorong stadion menuju ruang ganti. Sempat ragu, penyerang berusia 20 tahun itu kemudian membubuhkan tanda tangan di atas kertas yang disodorkan kepadanya.

Baca juga: Hati-Hati Man City, Dortmund Siap Balas Dendam di Jerman

Pep Guardiola mengaku tidak melihat momen itu. Ia baru diberi tahu ketika sudah duduk di ruang ganti. Baginya, hal tersebut bukan sebuah masalah. Mungkin saja, hakim garis asal Rumania itu sengaja meminta tanda tangan sebagai cindera mata buat anak-anaknya di rumah.

“Saya tidak melihatnya. Mungkin, hakim garis itu adalah penggemar Haaland. Mengapa tidak (boleh)? Mungkin juga untuk anak-anaknya. Saya tidak pernah melihat hal semacam itu, tetapi wasit bekerja dengan baik,” tutur Pep Guardiola, sebagaimana diwartakan Goal, Rabu (7/4/2021).

Pendapat berbeda disampaikan dua pengamat sepakbola, Owen Hargreaves dan Joleon Lescott. Keduanya kompak menilai tim pengadil tak layak bertindak kekanak-kanakan ketika kinerja mereka buruk.

“Anda bisa menjadi penggemar, tetapi tidak boleh melaukannya di depan pemain lain. Itu tidak benar,” tuding Owen Hargreaves, dikutip dari Daily Mail.

Suasana laga Man City vs Borussia Dortmund (Foto: Reuters/Phil Noble)

“Tidak pernah ada waktu yang tepat untuk melakukannya. Itu memberi tanda buruk bagi ofisial pertandingan. Sebuah aksi kekanak-kanakan,” timpal Joleon Lescott.

Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) belum mengambil tindakan atas ulah Octavian Sovre. Kuat dugaan, UEFA tidak akan mempermasalahkan aksinya, mengingat hal itu dilakukan setelah pertandingan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini