MANCHESTER – Manajer Manchester City, Josep ‘Pep’ Guardiola, melayangkan kritik kepada pengelola lapangan rumput Stadion Etihad. Menurutnya, kualitas rumput di stadion tersebut kalah jauh dibandingkan Anfield (Liverpool) dan Old Trafford (Manchester United).
Mepetnya persiapan menyambut musim baru memaksa pengelola Stadion Etihad mempertahankan rumput lama. Keputusan itu lantas berakibat fatal memasuki musim dingin yang berlangsung pada Desember-Maret di Inggris.
Baca juga: Jamu Chelsea, Leeds United Wajib Bangkit dari Tren Negatif
Celakanya, pada periode tersebut Man City malah lebih sering bermain kandang. Bahkan, Sergio Aguero dan kawan-kawan bermain empat kali di Etihad dalam 11 hari terakhir! Tingginya intensitas laga, ditambah cuaca dingin, menyebabkan kualitas rumput menurun jauh.

Buruknya kualitas rumput di Etihad menuai kritik dari Pep Guardiola. Ia mengakui pihak pengelola tengah bekerja keras memperbaiki lapangan. Baginya, kualitas rumput yang bagus itu sangat diperlukan untuk menunjang permainan.
Baca juga: 5 Pembelian Pemain Termahal Manchester United, Nomor 1 Seorang Mualaf
“Mereka bekerja keras dan berusaha mencari solusi. Namun, kualitas rumput sangat tidak bagus. Semua pemain tahu betapa bagusnya rumput di stadion ini, tetapi cuacanya sangat buruk,” sungut Pep Guardiola, dikutip dari ESPN, Sabtu (13/3/2021).
“Di London melawan Arsenal, Anfield (Liverpool), Old Trafford (Man United), Budapest, rumputnya lebih bagus. Sangat luar biasa, terasa seperti karpet. Di sini, tidak bagus. Kami butuh rumput bagus,” imbuh pria berkebangsaan Spanyol itu.