Ketum PSSI Desak Fisik Pemain Timnas Indonesia U-23 Terus Digenjot

Antara, Jurnalis · Senin 08 Maret 2021 06:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 51 2373975 ketum-pssi-desak-fisik-pemain-timnas-indonesia-u-23-terus-digenjot-6Y9es58Zc2.jpeg Duel Timnas Indonesia U-23 vs Bali United (Foto: PSSI)

JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, meminta kepada jajaran pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 untuk terus menggenjot fisik pemain. Hal itu diperlukan demi persiapan menjelang SEA Games 2021. 

Seusai menyaksikan langsung pertandingan kedua timnas melawan Bali United bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, Iriawan menilai fisik para pemain pada dua laga memang belum maksimal.

“Saya sepakat dengan Shin Tae Yong bahwa dalam pertandingan kemarin walaupun timnas menang, tetapi fisiknya masih belum maksimal, sekitar 60-70 persen, dan itu akan terus digenjot," kata Iriawan dalam siaran pers, Minggu 7 Maret 2021. 

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Sikat Bali United, Shin Tae-yong Bilang Begini 

Timnas U-23 melawan Bali United (Foto: PSSI)

Ia pun meminta kepada para pemain yang kembali ke klubnya masing-masing nanti untuk tetap menjaga kondisi fisiknya. Sebab, itu akan menjadi pertimbangan siapa saja yang akan diturunkan di SEA Games 2021 Vietnam, November mendatang.

“Bagi pemain, begitu kembali ke klub, saya minta fisiknya terus dijaga sampai seterusnya karena nantinya ini akan menentukan pemain yang akan tampil di SEA Games 2021," ujar dia menambahkan.

Ketua Umum PSSI bersama Menpora Zainudin Amali menonton langsung dua laga uji coba timnas di Stadion Madya sekaligus guna meninjau penerapan protokol kesehatan yang diterapkan seluruh peserta. Menurutnya, penerapan protokol kesehatan sudah berjalan sesuai dengan panduan PSSI yang mengacu pada FIFA dan AFC.

Dia pun optimistis setelah melihat dua laga uji coba yang berjalan lancar maka turnamen pramusim Piala Menpora yang digelar pada 21 Maret mendatang juga bakal berlangsung sukses.

Jika Piala Menpora sukses maka peluang untuk menggulirkan lagi Liga 1 dan Liga 2, menurut dia, semakin terbuka lebar.

“Protokol kesehatan yang kita terapkan sudah sesuai dengan FIFA dan AFC. Berkaitan dengan protokol kesehatan. Suksesnya Piala Menpora akan menjadi pintu bagi kompetisi Liga 1 dan Liga 2,” pungkas dia.

Setelah menang 2-0 atas Tira Persikabo di laga yang digelar pada Sabtu, timnas Indonesia meraih kemenangan keduanya dengan menaklukkan Bali United dengan skor 3-1, satu hari kemudian.

Para pemain selanjutnya akan pulang ke klub masing-masing untuk menjalani latihan persiapan Piala Menpora yang dimulai 21 Maret mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini