Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Meski Pimpin Klasemen Sementara, Permainan Inter Milan Dicap Buruk

Andika Pratama , Jurnalis-Selasa, 02 Maret 2021 |16:31 WIB
Meski Pimpin Klasemen Sementara, Permainan Inter Milan Dicap Buruk
Inter Milan (Foto: Reuters)
A
A
A

MILAN – Mantan pemain Inter Milan, Antonio Cassano, mengkritik permainan I Nerazzurri –julukan Inter– yang dianggapnya cuma mengandalkan serangan balik. Menurut Cassano, Inter tidak memainkan sepakbola yang bagus pada musim 2020-2021.

Inter baru menemukan permainan terbaiknya setelah Christian Eriksen masuk dalam formasi. Eriksen, yang sempat kesulitan beradaptasi di Inter, telah mampu menyatu dengan strategi dan rekan-rekan setimnya.

Inter Milan (Foto: Reuters)

Teranyar, Inter mengalahkan Genoa 3-0 di Giuseppe Meazza, Minggu 28 Februari 2021 malam WIB. Kemenangan itu mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen sementara dengan koleksi 56 poin.

I Nerazzurri unggul empat poin dari saudara sekota mereka, AC Milan, di posisi kedua. Inter pun meninggalkan Juventus, juara bertahan, di posisi ketiga yang baru mengoleksi 56 poin.

BACA JUGA: Inter Milan Konyol di Liga Champions Musim Ini

Meski Inter kukuh di posisi pertama, Cassano tidak terkesan dengan permainan I Nerazzurri. Menurut pria asal Italia itu, Inter tidak mendominasi permainan, tetapi cuma mengandalkan umpan-umpan panjang ke Romelu Lukaku.

BACA JUGA: Inter Milan Resmi Cerai dengan Pirelli Usai Musim Ini Berakhir

“Mereka telah bermain berbeda dengan Eriksen, mereka tampak lebih solid. Akan tetapi, mereka tidak memainkan sepakbola yang bagus. Atalanta melakukan itu,” kata Cassano, mengutip dari Football Italia, Selasa (2/3/2021).

“Inter duduk dalam dan menunggu pergerakan lawan mereka, lalu mereka mencoba menjangkau Lukaku dengan bola-bola panjang,” tuturnya.

Cassano mengkritik permainan Inter, tetapi dia mendukung mantan timnya itu untuk menjuarai Liga Italia. Dia yakin I Nerazzurri akan menjadi tim terbaik di Liga Italia musim ini.

Inter Milan (Foto: Reuters)

“Inter harus memenangkan gelar. Mereka akan memenangkannya, tetapi, mereka tidak bermain bagus,” ucapnya.

Inter harus bisa menjaga jarak dengan tim-tim di bawahnya agar trofi Liga Italia pulang ke Giuseppe Meazza setelah 11 tahun lamanya. Inter terakhir kali meraih gelar juara Liga Italia pada musim 2009-2010 yang disempurnakan dengan menjuarai Coppa Italia dan Liga Champoins juga.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement