Inter Milan Konyol di Liga Champions Musim Ini

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 02 Maret 2021 15:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 47 2370936 inter-milan-konyol-di-liga-champions-musim-ini-putYfdUsyl.jpg Inter Milan (Foto: Reuters)

MILAN – Mantan pemain Inter Milan, Antonio Cassano, mengecam pernyataan Pelatih I Nerazzurri –julukan Inter, Antonio Conte, tentang performa timnya di Liga Champions 2020-2021. Menurut Cassano, Conte tidak mengerti makna dari ucapannya sendiri.

Sebagaimana diketahui, performa Inter meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Teranyar, Inter mengalahkan Genoa 3-0 di Giuseppe Meazza, Minggu 28 Februari 2021 malam WIB.

Antonio Conte  (Foto: Reuters)

Kemenangan itu mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen sementara dengan koleksi 56 poin. I Nerazzurri unggul empat poin dari saudara sekota mereka, AC Milan, di posisi kedua.

Setelah kemenangan itu, Conte menyatakan Inter Milan bisa berbicara lebih banyak di Liga Champions musim ini jika tidak gugur. Akan tetapi, kenyataannya adalah Inter gugur pada fase grup setelah finis di bawah Real Madrid, Borussia Monchengladbach, dan Shakhtar Donetsk.

BACA JUGA: Inter Milan Resmi Cerai dengan Pirelli Usai Musim Ini Berakhir

“Jika kami berada di Liga Champions sekarang, saya pikir kami bisa mengatakannya di turnamen itu," kata Conte, mengutip dari Football Italia, Selasa (2/3/2021).

BACA JUGA: Tertinggal 10 Poin, Pirlo Masih Yakin Juventus Rebut Scudetto

Cassano tidak setuju dengan Conte. Menurutnya, Inter hanya menjadi lelucon di Liga Champions musim ini. Pendapat Cassano didasari posisi akhir Inter pada fase grup yang berada di bawah Shakhtar.

“Apakah Conte mengerti dia bukan Guardiola? Apa pendapatnya tentang Liga Champions? Ayolah. Saya tidak bodoh, Liga Italia biasa-biasa saja, Eropa adalah hal lain. Inter tidak mendominasi, ” kata Cassano, mengutip dari Football Italia, Selasa (2/3/2021).

“Jika Conte membuat kesalahan serius, itu hanya kesalahannya. Inter konyol di Liga Champions. Mereka selesai di belakang Shakhtar,” tuturnya.

Inter Milan (Foto: Reuters)

Selain gugur di Liga Champions, Inter pun tersingkir dari Coppa Italia. Alhasil, peluang Inter untuk meraih trofi hanya ada di Liga Italia. Peluang Inter cukup besar karena kini berada di posisi pertama.

Inter harus bisa menjaga jarak dengan tim-tim di bawahnya agar trofi Liga Italia pulang ke Giuseppe Meazza setelah 11 tahun lamanya. Inter terakhir kali meraih gelar juara Liga Italia pada musim 2009-2010 yang disempurnakan dengan menjuarai Coppa Italia dan Liga Champoins juga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini