Masalah Man United Bernama David De Gea

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 21:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 45 2366486 masalah-man-united-bernama-david-de-gea-e5VnRITejO.JPG David De Gea (Foto: Reuters)

MANCHESTER – Manchester United berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Newcastle United di matchday ke-25 Liga Inggris 2020-2021. Meski begitu, legenda Man United, Paul Scholes, tetap menyoroti rapuhnya pertahanan The Red Devils.

Menurut Scholes, David De Gea telah kehilangan tajinya di bawah mistar gawang Man United. Sepanjang gelaran Liga Inggris 2020-2021, De Gea hanya mampu menorehkan delapan kali clean-sheet dari 23 kali bertanding.

Baca juga: Erling Haaland Siap Bela Man United jika Digaji Rp5,9 Miliar per Minggu

Buruknya performa De Gea sebenarnya terlihat jelas di pertandingan melawan Everton beberapa waktu lalu. Pasalnya, kiper asal Spanyol itu tak mampu melakukan satu pun penyelamatan.

Man United vs Everton

Di pertandingan tersebut, Everton pada akhirnya mengimbangi Man United dengan skor 3-3. Padahal, The Red Devils sudah dua kali unggul. Scholes pun menilai bahwa De Gea kini justru menjadi masalah untuk Man United.

Baca juga: Solskjaer Yakin Man United Masih Bisa Kudeta Man City dari Puncak Klasemen

“Ya, catatan clean-sheet tidak cukup baik. Kami menyebutkannya sebelum pertandingan (melawan Newcastle), saya pikir itu adalah kelemahan terbesar tim ini,” terang Scholes kepada BT Sport, Senin (22/2/2021).

“David lagi, sangat ceroboh, itu menjadi masalah nyata. Saat tendangan sudut, ini adalah di mana David lagi (membuat kesalahan), dapatkah Anda menangkapnya? Dia memukulnya ke area yang sangat buruk," lanjut Scholes.

Kendati demikian, Scholes tidak menganggap Man United harus membeli kiper baru. Apalagi mereka masih memiliki Dean Henderson yang cukup bisa diandalkan.

Menurut Scholes, ada sektor yang lebih krusial untuk dibenahi, yaitu bek tengah. Sebab, Scholes menilai Man United tidak punya sosok bek yang mampu mengatur dan memimpin lini pertahanan dengan baik. Pada akhirnya, hal itu juga yang menyebabkan gawang Man United mudah dibobol.

Man United vs Everton

“Saya berkata sebelum pertandingan saya pikir mereka kehilangan bek tengah yang sangat dominan. Anda melihat kembali sejarah tim yang memenangkan liga, mereka memiliki empat bek yang tangguh dan merupakan pemimpin,” terang Scholes.

“Saya pikir Maguire mungkin bisa, tetapi saya pikir mereka membutuhkan seseorang bersamanya yang bisa benar-benar dominan di posisi itu, benar-benar memerintah, bisa menggertak penyerang tengah, bisa menuntut dari sisa skuad di sekitarnya di dalam dan di luar lapangan dengan baik,” imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini